TribunBogor/

Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Tangerang Diburu Polisi

pihak yang menerima kiriman video tersebut untuk tidak ikut menyebarluaskan dan langsung menghapusnya.

Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Tangerang Diburu Polisi
Facebook
mesum 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepala Polres Kabupaten Tangerang AKBP Sabilul Alif mengatakan, kepolisian akan memburu perekam, pengunggah, dan penyebar video pengarakan dan penganiayaan sepasang kekasih di Cikupa, Tangerang, Banten.

"Selanjutnya langkah lain tentunya kami sudah sosialisasi ke beberapa media. Ada empat akun yang langsung ditutup dan ada beberapa akun lain yang saat ini kami laksanakan cyber patrol," kata Sabilul melalui akun Facebook pribadinya, Selasa (14/11/2017).

Ia mengatakan, kepolisian akan menelusuri perekam sekaligus pengunggah video pertama ke media sosial.

Menurut dia, video tersebut tidak dilayak dipertontonkan dam disebarluaskan ke khalayak.

Sabilul berpesan kepada pihak yang menerima kiriman video tersebut untuk tidak ikut menyebarluaskan dan langsung menghapusnya.

Sabilul menyebutkan, pelaku perekaman, pengunggahan, dam penyebaran video bisa dijerat Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Saya sampaikan (agar) langsung dihapus. Khususnya bahwa video ini tidak pantas dipertontonkan dan disebarluaskan," lanjut dia.

Diketahui, R dan MA menjadi korban penganiayaan sekelompok orang karena dituduh berbuat mesum di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Sabilul Alif menceritakan, kronologi peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/11/2017) malam. Awalnya MA minta dibawakan makanan oleh R.

Sekitar pukul 22.00 WIB, R tiba di kontrakan MA untuk mengantarkan makanan. Dua sejoli itu pun masuk ke dalam kontrakan untuk menyantap makan malam bersama.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help