TribunBogor/
Home »

Bogor

Gas 3 Kilogram Langka

Kelangkaan Gas 3 Kg Di Bogor Dipicu Banyaknya Permintaan Saat Libur Panjang Kemarin

operasi pasar sudah dilakukan di 97 titik yang tersebar di kota dan kabupaten Bogor untuk mengantisipasi kelangkaan gas bersubsidi tersebut.

Kelangkaan Gas 3 Kg Di Bogor Dipicu Banyaknya Permintaan Saat Libur Panjang Kemarin
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Warga Kota Bogor antre gas 3 kilogram, Senin (4/12/2017). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sejumlah warga Bogor saat ini mengeluhkan kelangkaan gas 3 kilogram yang mulai sulit didapatkan.

Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat, Dian Hapsari Firasati menerangkan, pemakaian gas 3 kilogram atau biasa disebut gas melon terjadi peningkatan permintaan saat memasuki libur panjang kemarin.

"Permintaan saat libur panjang kemarin memang mengalami peningkatan. Mungkin karena libur panjang banyak keluarga yang memasak lebih banyak dari biasanya serta berbarengan ada kegiatan peringatan keagamaan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima TribunnewsBogor.com, Senin (4/12/2017).

Menurutnya, operasi pasar sudah dilakukan di 97 titik yang tersebar di kota dan kabupaten Bogor untuk mengantisipasi kelangkaan gas bersubsidi tersebut.

"Totalnya ada 54.000 tabung yang disediakan untuk disalurkan selama operasi pasar berlangsung," kata dia.

Dian melanjutkan, pada operasi pasar yang digelar oleh Pertamina harga gas LPG 3 kilogram dijual sesuai dengan harga eceran resmi yaitu Rp 16.000 per tabung.

“Kami berharap masyarakat tidak mampu yang memang target pengguna LPG 3 kg dapat memanfaatkan operasi pasar ini dengan baik,” ujarnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat tetap tenang dan tidak membeli gas 3 kilogram secara berlebihan.

Pihaknya juga membuka layanan pengaduan jika masyarakat masih kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram serta harga tidak sesui pasaran di nomor 1500 000.

"Kami harap gas 3 kilogram itu tetap sasaran untuk warga miskin dan kami juga tidak ada pengurangan pasokan tapi memang ada peningkatan permintaan sejak libur panjang kemarin," tandasnya.

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help