TribunBogor/

Belajar Soal Tanah di Museum Tanah di Kota Bogor

Museum Tanah pun bahkan dapat Anda jumpai beragam jenis bebatuan baik dalam bentuk alami atau pun sudah diolah.

Belajar Soal Tanah di Museum Tanah di Kota Bogor
tribunnnewsBogor.com/ Muhammad Afkar Sarvika
Museum Tanah Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Beragam jenis tanah dari seluruh Nusantara dipajang di Museum Tanah, Kota Bogor.

Lebih dari sepuluh jenis tanah dipajang di Museum yang berlokasi di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bogor itu. Diantaranya adalah tanah gambut, tanah aluvial tsunami, tanah hutan, tanah andosol, tanah podsol, dan lain sebagainya.

Beragam jenis tanah tersebut dibuat berupa monolith dengan ukuran lebar 18 sampai 25 sentimeter.

"Iya jadi monolith itu istilahnya displaynya, koleksi tanah di sini berasal dari Indonesia, ada yang dari tahun 1950-an," ujar Staf Museum Tanah, Asep Mulyana kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (6/12/2017).

Asep mengatakan bahwa di Museum Tanah pun terdapat penjelasan proses serta faktor-faktor pembentukan tanah seperti batuan induk, iklim, topografi, dan lain sebagainya.

Museum Tanah
(tribunnnewsBogor.com/ Muhammad Afkar Sarvika)

"Ditampilkannya berupa banner dan ada juga ruang multimedia yang di dalamnya terdapar segala informasi seputar tanah salam bentuk digital," katanya.

Tak hanya itu, di Museum Tanah pun bahkan dapat Anda jumpai beragam jenis bebatuan baik dalam bentuk alami atau pun sudah diolah.

Beberapa jenis batu yang ada di Museum Tanah sendiri diantaranya adalah Batu besi, Pancawarna, Limonit, Agate, dan Surpentinit.

"Iya karena kan tanah itu sendiri berawal dari batu, ada beberapa jenis batu yang dipajang, agar menarik perhatian pengunjung koleksi batu di sini juga ada yang sudah diolah," jelasnya.

Sebagai informasi, Museum Tanah sendiri buka setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

"Kebetulan kami juga baru buka lagi setelah hampir satu tahun tidak buka, karena bangunannya saat itu sedang direnovasi," pungkasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help