TribunBogor/
Home »

Bogor

Gas 3 Kg Langka di Bogor, Kabid Perdagangan: 39 Ribu Tabung Sudah Didistribusikan

penambahan kuota gas LPG 3 kilogram itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Gas 3 Kg Langka di Bogor, Kabid Perdagangan: 39 Ribu Tabung Sudah Didistribusikan
tribunnnewsBogor.com/ Damanhuri
operasi pasar Gas 3 Kg 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor mengaku sudah meminta penambahan kuota LPG 3 kilogram ke Pertamina untuk disalurkan ke masyarakat.

"Untuk hari ini saja sekitar 39 ribu tabung tersalurkan dalam operasi pasar yang bekerjasama dengan agen gas," kata Kabid Perdagangan pada Disperdagin Kabupaten Bogor, Jona Sijabat Kamis (7/12/2017).

Menurut Jona, penambahan kuota gas LPG 3 kilogram itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

"Satu truk itu membawa sekitar 560 tabung gas 3 kilogram saat operasi pasar, harganya pun sesuai eceran resmi cuma Rp 16 ribu," terangnya.

Menurutnya, operasi pasar masih akan terus digelar demi menstabilkan harga yang belakangan mengalami peningkatan akibat kelangkaan.

"Sebenarnya jumlahnya itu cukup, cuma kemarin memang ada libur panjang dan kegiatan keagamaan sehingga permintaan lebih banyak dibanding biasanya," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 560 tabung gas 3 kilogram ludes diborong warga yang antre sejak pagi hari.

Ratusan gas sebanyak itu habis kurang dari tiga jam dalam operasi pasar di Kantor Desa Sentul, Kabupaten Bogor, Kamis (7/12/2017).

Rudi, manager PT Dwi Heksa Eka agen gas elpiji mengatakan, operasi pasar yang digelar kali ini mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat.

"Recananya sampai pukul 14.00 WIB, tapi baru jam sebelas saja sudah habis diserbu warga," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com disela operasi pasar.

Rudi melanjutkan, pihaknya juga membatasi pembelian gas dengan menjatah satu kepala keluarga hanya bisa membeli satu tabung saja.

"Karena biar kebagian semua, ini khusus untuk pemakaian rumah tangga bukan dijual untuk pengecer," terangnya.

Selain di Sentul, pihaknya juga sudah menggelar operasi pasar di daerah Desa Sanja pada hari Rabu (6/12/2017) kemarin.

"Kalau warga sih inginnya ada terus kegiatan seperti ini, mudah-mudahan saja beberapa hari kepedan sudah stabil lagi sehingga warga tidak lagi kesulitan mendapatkan gas bersubsidi," tukasnya

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help