TribunBogor/

Wabah Difteri, Hindari Kebiasaan yang Bisa Tertular Hingga Vaksin yang Wajib untuk Anak

Orang yang terkena difteri juga akan mengalami sakit tenggorokan, suara serak, batuk, sakit kepala, hingga kesulitan saat menelan.

Wabah Difteri, Hindari Kebiasaan yang Bisa Tertular Hingga Vaksin yang Wajib untuk Anak
KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA
Murid-murid SD Negeri 2 Sukamaju Baru Depok jalani imunisasi difteri, Senin (11/12/2017) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penyebaran wabah difteri sudah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Menurut data terakhir dari kementrian kesehatan, Desember 2017 difteri telah menyebar ke 20 provinsi dan 95 kabupaten di Indonesia

Kasus infeksi difteri di Jawa Barat mencapai 109 kasus dengan 13 orang diantaranya meninggal dunia.

Dikutip dari Nakita, difteri merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit.

Difteri termasuk penyakit menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa anak-anak maupun orang dewasa.

Wabah difteri ini bisa dikenali semua gejala-gejalanya.

Baca: Suami Selingkuh Sama Pelajar SMA, Anak Dari Istri Korban Pelakor Tulis Surat Begini untuk Ayah

Dilansir dari nhs.uk, beberapa gejalanya yakni panas tinggi mencapai 38⁰ C atau lebih.

Lalu, terdapat selaput keabu-abuan seperti radang yang menutupi bagian belakang tenggorokan.

Orang yang terkena difteri juga akan mengalami sakit tenggorokan, suara serak, batuk, sakit kepala, hingga kesulitan saat menelan.

Halaman
1234
Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help