TribunBogor/

3 Politisi PDIP Hilang Dalam Dakwaan Kasus e-KTP? Ini Jawaban KPK

KPK mengelompokkan nama-nama pihak yang diduga menerima aliran dana e-KTP berdasarkan profesi.

3 Politisi PDIP Hilang Dalam Dakwaan Kasus e-KTP? Ini Jawaban KPK
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Gedung Baru Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) memastikan nama tiga politisi PDI Perjuangan yang disebut-sebut hilang dalam dakwaan tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, ada dalam rangkaian kasus itu.

KPK masih pada dugaan bahwa tiga nama itu sebagai pihak yang diperkaya dari proyek e-KTP.

"Beberapa pihak yang diduga diperkaya dari proyek e-KTP ini, yang disebut oleh pihak SN sebagai nama yang hilang, tetap masih ada," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, melalui keterangan tertulis, Rabu (20/12/2017).

KPK mengelompokkan nama-nama pihak yang diduga menerima aliran dana e-KTP berdasarkan profesi.

Baca: Emil Dardak Bantah Manfaatkan Istrinya Untuk Mendongkrak Suara

Untuk total uang yang diduga diterima sejumlah anggota DPR dari proyek e-KTP yakni senilai 12,8 juta dollar AS dan Rp 44 miliar. 

Nama para anggota DPR yang menikmati uang e-KTP itu akan diungkap di persidangan.

"Sejumlah anggota DPR itu nanti akan dirinci di persidangan sesuai kebutuhan pembuktian," ujar Febri.

Hilang

Sebelumnya, pengacara Novanto, Maqdir Ismail, mengatakan, tiga nama yang hilang dalam dakwaan kliennya adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help