TribunBogor/
Home »

Bogor

Polisi Bakal Panggil Siswa Bolos Saat Awal Masuk Sekolah, Kapolres Bogor: Data Sudah Kami Pegang

Menurutnya, para pelajar tersebut akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik.

Polisi Bakal Panggil Siswa Bolos Saat Awal Masuk Sekolah, Kapolres Bogor: Data Sudah Kami Pegang
Capture Youtube
Aksi tawuran sekelompok pelajar di Jalan Mayor, Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (2/1/2017). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNESBOGOR.COM, CIBINONG - Polres Bogor akan segera melakukan pemanggilan kepada siswa yang bolos saat hari pertama sekolah yang terlibat tawuran di Jalan Mayor Oking Citeureup, pada Selasa (2/1/2018).

Hal itu dikatakan Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky usai melakukan apel gelar pasukan di Cibinong, Kabupaten Bogor.

Menurut AKBP Dicky, pihaknya sudah memegang data siswa yang bolos sekolah di hari pertama masuk sekolah pada tanggal 2 Januari 2018.

"Ternyata pagi-pagi itu mereka nongkrong-nongkrong bolos sekolah sampai akhirnya tawuran," ujarnya, Jumat (5/1/2018).

Menurutnya, para pelajar tersebut akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik.

"Kami sudah dapat data-datanya yang tidak masuk sekolah, nanti akan kami periksa siapa saja yang terlibat langsung dalam tawuran pelajar itu," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, puluhan pelajar terlibat aksi tawuran hingga menewaskan seorang siswa SMK PGRI 2 Kota Bogor di jalan Mayor Oking, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor dihari pertama masuk sekolah usai tahun baru pada Selasa (2/1/2017).

Korban tewas bernama Yudi Saputra (17).

Kapolsek Citeureup, Kompol Tri Suhartanto menerangkan, saat itu para pelajar dari SMK Karya Nugraha Kota Bogor bersama pelajar SMK PGRI 2 Kota Bogor sedang bergerombol disekitar jalan Mayor Oking, Citeureup, Kabupaten Bogor.

Namun, tiba-tiba datang puluhan pelajar lain dari SMA Surya Kencana, SMA Yapis dan SMK Mekanika Kota Bogor langsung menyerang para pelajar yang sedang nongkrong itu.

"Kedua kelompok ini sekolahnya sama-sama di Kota Bogor, namun rumahnya ada yang didaerah Citeureup," kata Kompol Tri kepada TribunnewsBogor.com, Senin (2/1/2018).

Saat itu, kata dia, pelajar yang melakukan penyerangan tersebut sambil berteriak SKY-Meboet mendatangi kelompok pelajar lainnya.

"Mereka juga sambil mengacungkan senjata tajam," terangnya.

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help