Sihar Sitorus - Calon Wakil Gubernur Sumut Dampingi Djarot, Sempat Jadi Rebutan Megawati dan Puan

Selain itu, Kecintaanya terhadap sepakbola juga membuatnya sudi menggelontorkan dana besar demi tim yang dia cintai sejak kecil.

Sihar Sitorus - Calon Wakil Gubernur Sumut Dampingi Djarot, Sempat Jadi Rebutan Megawati dan Puan
Kolase Tribunnews.com
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Teka-teki kandidat pasangan calon gubernur yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terjawab sudah hari ini.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, akhirnya menunjuk Sihar Sitorus, sebagai calon wakil gubernur mendampingi Djarot Saiful Hidayat di Pilgub Sumut tahun 2018.

Megawati mengatakan, dirinya telah mempertimbangkan dan mendengar semua masukan dari jajarannya terkait keputusan tersebut.

"Dia ini anaknya Pak DL Sitorus. Salah satu Jurkam, lalu jadi Tim Ahli Ekonomi Jokowi JK. Dia ini beda sama bapaknya, saya kan kenal sama DL. Mungkin dia datang dari sebelah sananya. Ini pasangan Sumut yang perlu kita fight," kata Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018).

Terkait sosok Sihar Sitorus, berikut adalah 5 fakta menarik seputar dirinya.

1. Memiliki Rekam Jejak yang Mumpuni

Pemilik nama lengkap Nama Dr Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus Pane ini memiliki jejak rekam pendidikan yang begitu mumpuni.

Lulus SMA pada tahun 1984 ia melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Beberapa jurusan yang diambilnya antara lain lulus di tahun 1987 dalam program Bachelor of Science in Businees Administration University of Arizona, Tucson, AZ, USA, (1991) Master of Businees Administration Creighton University Ohama, NE, USA, (1993) Program Diploma Busnees Economic, Strathclyde University, Glasgow, (1998) Doctor of Businees Adminitration, Manchester Businees School, Manchester, UK, (2005)

Terkait pengalaman pekerjaan ia pernah berkarir di PT Freeport Indonesia, (1993-1995) PT Bursa Efek Jakarta, (1995-1997) Entrepreneur, (1997-sekarang),dan segudang jabatan lainnya termasuk terkakhir menjadi tenaga ahli dalam Kementeri anKoordinator PMK.

Halaman
123
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help