9 Bulan Tak Ada Hasil, Keraguan Novel Baswedan terhadap Polri soal Kasusnya Terbukti

Hingga 9 bulan setelah peristiwa penyiraman air keras terjadi, pelaku belum juga terungkap.

9 Bulan Tak Ada Hasil, Keraguan Novel Baswedan terhadap Polri soal Kasusnya Terbukti
Tribunnews.com
Novel Baswedan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Keraguan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengenai keseriusan polisi dalam mengungkap kasus penyerangan terhadapnya, kini terbukti.

Hingga 9 bulan setelah peristiwa penyiraman air keras terjadi, pelaku belum juga terungkap.

Hal itu dikatakan pengacara Novel, Muhammad Isnur, dalam konferensi pers di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) di Kalibata, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

"Sembilan bulan ini menandakan pernyatan Novel terbukti bahwa tidak yakin polisi akan mengungkap. Tidak yakin polisi akan menangkap pelaku dan dibawa ke pengadilan, karena ini seperti jeruk makan jeruk," kata Isnur.

Isnur mengatakan, hasil investigasi beberapa media massa mengungkap ada korelasi antara pelaku penyerangan dengan oknum penegak hukum.

Konferensi pers tentang kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan di Kantor ICW Jakarta, Jumat (12/1/2018).
Konferensi pers tentang kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan di Kantor ICW Jakarta, Jumat (12/1/2018).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Bahkan, kata Isnur, sejak awal Novel sudah menyebut adanya oknum jenderal yang terlibat dalam kasusnya.

"Kalau melihat sejarah bagaimana Novel dikejar-kejar untuk dikriminalisasi, wajar kalau Novel sendiri tidak percaya kasusnya akan diungkap," kata Isnur.

Wajah Novel disiram air keras usai menunaikan shalat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan, Jalan Deposito RT 03/10, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017.

Novel langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sore harinya, Novel dirujuk ke Jakarta Eye Center.

Luka parah pada kedua mata Novel akibat siraman air keras ternyata tak cukup ditangani di Indonesia. Pada 12 April 2017, dokter merujuk agar Novel mendapatkan perawatan mata di Singapura.

Hingga kini, polisi belum juga menangkap pelaku penyerangan. Padahal sebelumnya, polisi beberapa kali merilis sketsa wajah pelaku.

Polisi sebenarnya pernah menangkap terduga pelaku. Namun, karena dianggap tak terbukti, terduga pelaku tersebut dibebaskan.

Sumber berita klik disini : 9 Bulan Berlalu Tanpa Hasil, Keraguan Novel terhadap Polri soal Kasusnya Terbukti

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help