Pilkada Kota Bogor 2018

Paslon Edgar - Sefwelly Telah Lengkapi Kekurangan Syarat Minimum Dukungan 2 Kali Lipat

pihaknya telah menyiapkan sebanyak 7.500 dukungan untuk bisa tetap melanjutkan tahap Pilkada Kota Bogor selanjutnya.

Paslon Edgar - Sefwelly Telah Lengkapi Kekurangan Syarat Minimum Dukungan 2 Kali Lipat
tribunnnewsBogor.com/ Muhammad Afkar Sarvika
bakal pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Edgar - Sefwelly 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Bogor Edgar - Sefwelly segera melengkapi berkas persyaratan dukungan kepada KPU Kota Bogor.

Seperti diketahui bahwa paslon Edgar - Sefwelly masih perlu memenuhi syarat minimunum dukungan yang telah ditetapkan KPU.

Jumlah kekurangan dukungan tersebut setelah melalui verifikasi faktual berjumlah 3.306.

"Dalam penyerahan perbaikan dukungan tersebut harus dua kali lipat menjadi 6.612," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (18/1/2018).

Dikatakannya pihaknya telah menyiapkan sebanyak 7.500 dukungan untuk bisa tetap melanjutkan tahap Pilkada Kota Bogor selanjutnya.

Berkas syarat dukungan itu, lanjutnya, akan diserahkan ke KPU hari ini.

"Insya Allah sesuai dengan rencana tepat waktu dan dilancarkan dalam prosesnya, tapi tetap proses penyerahan kami kedepankan sesuai aturan yakni 6.612," ucapnya.

Sebelumnya Ketua KPU Kota Bogor, Undang mengatakan, paslon Esgar - Sefwelly yang belum memenuhi syarat minimum dukungan harus melengkapi dua kali lipat dari kekurangannya.

"Kemarin kan kekurangannya 3306 dukungan, maka pasangan calon perseorangan pada tanggal 18-20 Januari wajib menyerahkan dukungan sejumlah 6612 dukungan," ujarnya.

Persyaratan yang harus dilengkapi itu pun tidak main-main, karena KPUD Kota Bogor pun tidak segan untuk membatalkan calon yang tidak memenuhi persyaratan.

"Kalau belum bisa melengkapi, ya mohon maaf, karena kita terpaksa akan menyatakan tidak memenuhi syarat untuk pasangan calon, karena selain itu juga tidak ada tambahan waktu, karena waktu itu hanya pada tanggal 18-20 januari," kata Undang.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help