Home »

Metro

Pilkada Kota Bogor 2018

Bima Arya : Tak Sepeser Pun Kami Keluarkan Mahar Politik

Menurut Bima, tidak adanya mahar politik itu karena partai-partai pengusungnya berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Bima Arya : Tak Sepeser Pun Kami Keluarkan Mahar Politik
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Bima Arya - Dedie A Rachim saat daftar calon wali kota dan wakil wali kota Bogor, Rabu (10/1/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bakal calon Wali Kota Bogor Bima Arya memastikan bahwa partai-partai pengusungnya tidak meminta mahar politik.

Dalam Pemilihan Wali Kota Bogor, Bima maju berpasangan dengan Dedie A Rachim yang didukung 7 parpol, yakni PAN, Demokrat, Hanura, Golkar, Perindo, NasDem, dan PBB dengan perolehan 20 kursi.

Menurut Bima, tidak adanya mahar politik itu karena partai-partai pengusungnya berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Apalagi, pasangannya, Dedie, berlatar belakang direktur di KPK.

Sebelum memutuskan maju dalam Pilwalkot Bogor, Dedie menjabat Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi KPK.

"Alhamdulillah kami tidak sepeser pun keluarkan mahar politik, karena komitmen kami dengan partai-partai pendukung sama, mereka menerima Kang Dedie sebagai pasangan saya yang tujuannya untuk mewujudkan birokrasi yang melayani," kata Bima, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/1/2018).

Bersama Dedie, Bima ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih. 

"Kang Dedi punya pengalaman mengelola pemerintahan, wujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani, kami ingin bersih dengan sapu yang bersih," ujar Bima.

Bima mengatakan, Dedie adalah sosok yang profesional dan berintegritas. Ia menilai, Dedie adalah sosok yang dibutuhkan warga Bogor untuk melanjutkan reformasi birokrasi.

(Berita ini sudah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul Maju Pilwalkot Bogor, Bima Arya Pastikan Tidak Ada Mahar Politik)

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help