Sudah Seminggu Harga Beras Masih Tinggi, Beras Bulog Tak Laku

beras bulog yang dipasarkannya selama satu minggu kebelakang justru kurang diminati masyarakat.

Sudah Seminggu Harga Beras Masih Tinggi, Beras Bulog Tak Laku
tribunnnewsBogor.com/ Muhammad Afkar Sarvika
Harga beras masih mahal 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Harga beras di Kota Bogor saat ini masih terbilang cukup tinggi.

Padahal sudah satu minggu Bulog Sub Divisi Regional (Divre) Cianjur melakukan operasi pasar beras medium.

Di Pasar Bogor, harga beras bulog medium dipatok Rp 9.500 perkilogram.

Menurut pedagang beras, Yuda Hendrianata (26) mengatakan bahwa harga beras bulog memang lebih murah ketimbang harga beras lokal lainnya.

Namun, kata dia, beras bulog yang dipasarkannya selama satu minggu kebelakang justru kurang diminati masyarakat.

"Pelanggan lebih banyak beli beras lokal biasa, kalau beras bulog malah jarang ada yang beli," ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (19/1/2018).

Tak ayal, ia pun mengeluhkan tidak adanya penurunan harga meski telah diadakannya operasi pasar sejak satu minggu lalu.

"Sekarang juga masih ada beras bulog, biasanya belinya perliter, harganya memang paling murah di sini, tapi tetap belum bisa mengendalikan harga," terangnya.

Menurutnya, kualitas beras bulog yang dinilai tidak sebaik beras lokal yang dijualnya menjadi salah satu faktor sepinya peminat beras bulog.

"Iya kan dari rasanya pasti beda, pelanggan pasti tahu dan ada saja yang mengeluh seperti itu, harusnya berasnya yang disediakan pemerintah untuk operasi pasar ini lebih bagus," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa, masih tingginya harga beras pun membuat pemasukannya berkurang.

"Sekarang pelanggan yang biasanya beli dua kilogram jadi satu kilogram, jadi beberapa pelanggan menurunkan besaran jumlah beras yang dibeli," tukasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help