Home »

Bogor

Kondisi Wilayah Nanggung Bogor Pasca Diguncang Gempa, Rumah Ambruk Serta Longsor

Dampak gempa paling parah terjadi di wilayah yang berdekatan dengan perbatasan Banten

Kondisi Wilayah Nanggung Bogor Pasca Diguncang Gempa, Rumah Ambruk Serta Longsor
Dokumentasi Polres Bogor
Rumah ambruk di Nanggung, Kabupaten Bogor akibat gempa Banten 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, NANGGUNG -- Wilayah Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah yang terkena dampak dari gempa Lebak Banten yang terjadi pada Selasa (23/1/2018) kemarin.

Dampak gempa paling parah terjadi di wilayah yang berdekatan dengan perbatasan Banten yakni wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Menurut data sementara dari pihak Polres Bogor di Kecamatan ini terdapat 201 rumah, 1 mesjid dan 2 mushola.

Tidak hanya meluluh lantahkan bangunan, ternyata dampak gempa tersebut menyebabkan tanah longsor di beberapa titik.

Bahkan ketika Kapolres Bogor, AKBP A.M Dicky menyusuri beberapa tempat, ia menemukan retakan-retakan tanah lain akibat gempa tersebut.

"Di sini ada kerawanan longsor, jadi ada keretakan tanah, ini dikhawatirkan karena di bawahnya rumah-rumah penduduk," ujar Dicky, Rabu (24/1/2018).

Ketika ia mengunjungi Kampung Cilanggar, Desa Bantarkaret, ia menemukan rumah-rumah warga yang hancur disertai longsoran tanah akibat gempa.

Saat ini pun warga dari 24 Kepala Keluarga (KK) di Desa Malasari diungsikan ke tenda darurat yang didirikan petugas.

Mereka berkumpul ditenda-tenda tersebut dengan lesehan dan alas seadanya namun tidak lupa pihak polres pun membawa bantuan makanan dan obat-obatan.

Menurut Dicky, para warga tersebut sudah menghuni tenda pengungsian sejak Selasa (23/1/2018) kemarin sehingga petugas kesehatan yang ia hadirkan pun sibuk memerika mereka satu per satu.

"Kita dapat menyalurkan untuk sementara bahan makanan dan obat-obatan kebetulan juga kita membawa dari kesehatan untuk berobat sementara masayarakat karena kebetulan mereka tidur di luar, banyak yang sakit flu," katanya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help