Kepala Daerah Jadi Tersangka Korupsi, JK Nilai Pemberantasan Korupsi Efektif

Karena itu, lembaga antirasuah seperti KPK, kata Kalla punya tugas dan kewajiban untuk membongkar dugaan kasus korupsi yang marak terjadi di daerah.

Kepala Daerah Jadi Tersangka Korupsi, JK Nilai Pemberantasan Korupsi Efektif
Kompas.com
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ketika memberikan keterangan kepada awak media di kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (23/1/2018).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemberantasan korupsi di dalam negeri semakin efektif.

Hal itu diungkapkan Jusuf Kalla menanggapi pertanyaan wartawan soal banyaknya kepala daerah yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

"Itu artinya pemberantasan korupsi efektif. Sekarang beralih ke daerah," kata Kalla di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Apalagi saat ini, kata Kalla, banyak dugaan korupsi yang terjadi di daerah. Apakah dilakukan oleh kepala daerah, atau pejabat di tingkat daerah lainnya.

"Umumnya kan (dugaan korupsi) di daerah sekarang," kata Kalla.

Karena itu, lembaga antirasuah seperti KPK, kata Kalla punya tugas dan kewajiban untuk membongkar dugaan kasus korupsi yang marak terjadi di daerah.

"Itulah kerja KPK untuk mengatasi," kata Kalla.

Tak cuma itu, Kalla juga menyinggung soal dugaan keterlibatan Gubernur Jambi Zumi Zola dalam kasus suap pengesahan R-APBD provinsi Jambi 2018.

KPK sendiri telah melayangkan surat pencegahan untuk mantan artis tersebut kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Belum resmi dinyatakan (tersangka) kan. Kalau dicekal iya," ucap Kalla.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved