Pilkada Kota Bogor 2018

Bima Arya : Silahkan Angkat Hal yang Dulu, Tak Masalah

Sebab, kata dia, kampanye hitam merupakan fitnah dengan menyebarkan segala informasi tentang lawan yang tidak berdasarkan fakta.

Bima Arya : Silahkan Angkat Hal yang Dulu, Tak Masalah
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Dedie A. Rachim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Adanya potensi terjadinya kampanye hitam atau black campaign pada Pilkada Kota Bogor rupanya tak membuat gentar bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Bogor Bima Arya - Dedie.

Menurut Bima, kampanye hitam merupakan suatu hal yang memang mesti diperangi dalam masa kampanye Pilkada Kota Bogor 2018 nanti.

Sebab, kata dia, kampanye hitam merupakan fitnah dengan menyebarkan segala informasi tentang lawan yang tidak berdasarkan fakta.

"Dari awal saya selalu penuh perhitungan, semua sudah diantispasi, semua ada strategi, dan semua ada cara untuk menjawab itu, Insya Allah," ujarnya kepada wartawan di Kantor Masyarakat Cinta Bogor (MCB), Jalan Buldozer, Kota Bogor, Minggu (4/2/2017).

Dikatakannya bahwa, dalam sebuah demokrasi, yang masih diperbolehkan adalah kampanye negatif, bukan kampanye hitam.

"Kalau kampanye negatif masih sah, yakni mengangkat isu kelemahan lawan berdasarkan fakta, ada fakta diangkat diperdebatkan itu sah," katanya.

"Mengangkat hal yang dulu juga tidak masalah silahkan diangkat dan diperdebatkan, justru supaya masyarakat bisa menilai juga," tambahnya.

Namun, lanjutnya, jangan sampai kampanye negatif dalam Pilkada nanti mengganggu atau menguras ruang perdebatan soal gagasan di publik.

"Jangan sampai kita sibuk mengurusi orang, tetapi lupa pada gagasan, itu penyakit kampanye pilkada dimana-mana, mari kita berdebat soal PKL, kemacetan, tenaga kerja karena itu menurut saya penting," tandasnya

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved