Kecelakaan Tanjakan Emen Subang
Begini Nasib Bagus Bocah 11 Tahun yang Lolos dari Kecelakaan Tanjakan Emen, Ibu dan Neneknya Tewas
Kedua anggota keluarga lain yang turut menjadi korban meninggal dunia merupakan nenek dan budenya.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sri Martiningsih, korban meninggal dunia pasca kecelakaan Tanjakan Emen telah dimandikan di RSUD Tangsel Minggu, (11/2/2018).
Sri Martiningsih meninggalkan anak laki-laki semata wayangnya, Bagus.
Saat ditemui TribunJakarta.com di Masjid RSUD Tangsel, Bagus menjelaskan bahwa ibu, beserta ke dua anggota keluarga lain telah menjadi korban meninggal dunia pasca kecelakaan tersebut.
Kedua anggota keluarga lain yang turut menjadi korban meninggal dunia merupakan nenek dan budenya.
Baca: Kelinci Milik Korban Kecelakaan Tanjakan Emen Senasib dengan Pemilinya
Menurut pengakuan kerabat terdekat, Bagus merupakan anak yang sangat dekat dengan ibunya.
"Aku dikabari jam setengah enam sore" kata Bagus.
Bagus menjelaskan, bahwa saat kejadian kecelakaan berlangsung, dirinya sedang melangsungkan Try out di sekolahnya.
Menurut cerita sang bunda kepada temannya, awalnya Baguspun dijadwalkan akan ikut.
Namun karena ada Try Out, maka ia tidak bisa ikut dalam perjalanan tersebut.
Baca: 9 Fakta Menarik Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen, Penumpang Terlempar Hingga Sopir yang Selamat
"Biasanya dijemput bunda, tapi kemarin dijemput sama ayah" katanya.
Setelah ini ke tiga jenazah keluarganya dikabarkan akan dibawa ke taman pemakaman Legosso untuk dimakamkan.
Meski telah ditinggal oleh ibu beserta nenek, dan budenya bagus berusaha tetap tegar.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Kisah Pilu Bocah 11 Tahun Kehilangan 3 Anggota Keluarganya Akibat Kecelakaan Tanjakan Emen