Kecelakaan Tanjakan Emen Subang

Pak RT di Bogor Bingung Nama Warganya Dicatut Sebagai Korban Kecelakaan Tanjakan Emen, Kok Bisa Yah?

Ukar yang menjabat sebagai ketua RT 01 dikampung Laladon itu yakin pemberitaan yang beredar bukanlah warga kampungnya.

Pak RT di Bogor Bingung Nama Warganya Dicatut Sebagai Korban Kecelakaan Tanjakan Emen, Kok Bisa Yah?
TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Orangtua Amirudin, warga Kampung Laladon saat ditemui TribunnewsBogor.com, Minggu (11/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunNewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS – Ketua RT 01 RW 01 di Kampung Laladon mengaku bingung ketika mendengar kabar warganya mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen.

Ukar yang menjabat sebagai ketua RT 01 dikampung Laladon itu yakin pemberitaan yang beredar bukanlah warga kampungnya.

"Diberitakan sebagai supir, kalo Amirudin disini mah satpam," ungkap Ukar, Minggu (11/2/2018).

Ketika Tribunnewsbogor.com memperlihatkan alamat rumah Amirudin yang di dapat dari Whatsapp.

Baca: Anaknya Dikabarkan Jadi Sopir Bus Maut, Ibunda Amirudin: Nama dan Alamat Sama, Tapi Orangnya Beda

Ukar mengatakan ada kekeliruan dalam penulisan alamat yang beredar.

Menurutnya, lokasi Kampung Laladon tidak termasuk dalam wilayah Desa Pagelaran, melainkan Desa Laladon.

"Beda daerah atuh ga bisa nulisnya digabung gitu," jelas Ukar.

Senada dengan pernyataan Ukar, Staf Pengembangan Desa Laladon, Imbrani mengatakan alamat yang Tribunnewsbogor.com dapatkan itu diperkirakan salah penulisan.

Halaman
12
Penulis: Aris Prasetyo Febri
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help