TribunBogor/

Kecelakaan Tanjakan Emen Subang

5 Fakta Sopir Bus yang Terguling di Tanjakan Emen, Mitos Warga dan Firasat Ibu Bikin Bergidik

Mitos mistis itu kemudian melahirkan tradisi. Warga melintas membuang rokok di sepanjang jalan turunan atau tanjakan Emen

5 Fakta Sopir Bus yang Terguling di Tanjakan Emen, Mitos Warga dan Firasat Ibu Bikin Bergidik
Kolase TribunnewsBogor
Bus pariwisata Premium Passion terlibat kecelakaan fatal di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat, saat membawa rombongan wisatawan asal Ciputat, Tangerang Selatan, berwisata, hingga menyebabkan puluhan orang meninggal dunia Sabtu (10/2/2018). 

Mantan Kapolda Papua Barat tersebut menanyakan bagaimana sikap sopir dalam mengemudi.

Baca: TERPOPULER Minggu: Cerita Korban Selamat Tanjakan Emen Lihat Mayat, Gaji Termahal Hotman Paris

"Dari keterangan pasien yang masih segar berbicara, ditanya kelakuan sopir sejak berangkat, pengakuan pasien mengatakan sebenarnya supir dari awal berangkat dia cukup disiplin, tidak ugal-ugalan," jelas Royke.

4. Amir belum kabari istri

"Saya tahu tahu dari berita Televisi," kata istri Amirudin, Tia Yulianisngsih (19) saat ditemui TribunnewsBogor.com dikediamananya di Kampung Laladon RT 01/10, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu (11/2/2018).

Ibu beranak satu itu hingga saat ini masih belum mengetahui kondisi suaminya pasca terjadi insiden kecelakaan.

TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Rumah Amirudin di Kampung Laladon Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri Rumah Amirudin di Kampung Laladon Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. ()

"Saya sama sekali belum tahu, polisi juga belum ada yang kabarin ke saya sampai soe ini (Minggu.red)," ungkap dengan nada sedih.

5. Firasat aneh mertua Amirudin

Ibu mertua Amirudin, Yayah mendapat firasat aneh sebelum menantunya berangkat kerja mengendarai sopir bus untuk menjemput rombongan warga di wilayah Tangerang.

"Biasanya bilang-bilang, bu titip anak istri dulu ya, tapi kemarin kok pergi aja gitu," ungkap Yayah, Minggu (11/2/2018).

Yayah juga mengatakan Amir lebih pendiam dari hari-hari sebelumnya.

TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Rumah kontrakan Amirudin di Ciomas, Kabupaten Bogor
TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri /Rumah kontrakan Amirudin di Ciomas, Kabupaten Bogor ()

Amirudin berangkat menuju Tangerang pada Sabtu dini hari membawa rombongan koperasi yang berasal dari daerah Tangerang.

Namun, nahas bus yang dikendarai Amirudin terlibat kecelakaan di daerah Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat pada Sabtu (10/2/2018) sore.

"Kalo hari sabtu atau selasa itu pamali pergi-pergi jauh, itu kata orang dulu mas," ujar Yayah.

Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help