Home »

Metro

KPU Tetapkan Empat Pasangan Calon Wali Kota Bogor, Penempatan Gelar Pada Nama Harus Tunjukan Ijazah

Komisioner KPUD Bogor Edi Kholki Zaelani mengatakan bahwa ada empat pasang calon yang ditetapkan.

KPU Tetapkan Empat Pasangan Calon Wali Kota Bogor, Penempatan Gelar Pada Nama Harus Tunjukan Ijazah
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
KPU Kota Bogor telah menetapkan empat Pasangan Calon Wali Kota Bogor, Senin (12/2/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor sudah menetapkan Calon Wali Kota Bogor dan Calon Wakil Wali Kota Bogor, Senin (12/8/2018).

Komisioner KPUD Bogor Edi Kholki Zaelani mengatakan bahwa ada empat pasang calon yang ditetapkan.

"Kpu menetapkan ada empat pasangan calon, Danang Iskandar Danubrata dengan Sugeng Teguh Santoso, Achmat Ruhyat dengan Zainul Mutaqien, Bima Arya Sugiarto dengan Dedie A Rachim, Edgar dengan Sefwelly," ujarnya di Kantor KPUD Jalan Loader.

Edi menambahkan bahwa ada yang menarik dari penetapan calon tersebut.

Pasalnya, sesuai SK KPU nomor 3 nama pasangan calon harus sesuai dengan KTP.

Selain itu untuk gelar pasangan calon juga bisa dimasukan sebagai nama.

"Untuk gelar itu bisa dimasukan, akhirnya kita tanyakan dan kordinasikan kepada pasangan calon, ternyata semua masukan gelar, seperti contoh Dr Bima Arya dan Drs Dedie A Rachim MA," katanya.

Dedie menuturkan bahwa penambahan nama tersebut tidak bisa begitu saja dimasukan.

Namun harus dibuktikan dengan menunjukan Ijazah terakhir.

"Iya, itu dibuktikan dengan adanya ijazah terakhir, jadi semua sesuai ijazah," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help