Home »

Metro

Pembuhuhan Sadis di Tangerang

Kemalangan Nasib Tiara, Bocah 11 Tahun yang Tewas Setelah Orangtua Cekcok Soal Kreditan

Pembunuhan terjadi bermula dari emosi Abi terhadap istri. Abi merasa tidak diajak bicara saat sang isti membeli mobil secara kredit.

Kemalangan Nasib Tiara, Bocah 11 Tahun yang Tewas Setelah Orangtua Cekcok Soal Kreditan
Warta Kota
Warta Kota Petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban pembantaian di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018). 

Dari cekcok tersebut, Emah, Nova dan Tiara menjadi korbannya.

Ketiganya ditemukan sudah bersimbah darah di kamar depan.

Malah, dari keterangan saksi jasad Emah ditemukan dalam posisi memeluk kedua anaknya.

Satu dari dua anak Emah yang menjadi korban yakni Tiara.

Sopir jemputan sekolah itu bernama Ismawadi, setiap hari Senin-Sabtu ia bertugas menjemput Tiara, anak yang juga korban pembunuhan.

Ia mengatakan, pagi hari ketika terjadi pembunuhan satu keluarga, seperti biasa ia menjemput Tiara di rumahnya pukul 07.00 WIB.


Warta Kota
Begini suasana di depan rumah satu keluarga tewas yang diduga menjadi korban pembunuhan di Perum Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05 / RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018).
Warta Kota Begini suasana di depan rumah satu keluarga tewas yang diduga menjadi korban pembunuhan di Perum Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05 / RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018). ()

"Ketika sampai, saya langsung membunyikan klakson, namun tidak ada respon dari dalam rumah," ujar Ismawadi kepada TribunJakarta.com, Senin (12/2/2018).

Ia juga mengatakan teman sekolah Tiara yang berada di dalam mobil jemputan, sempat berteriak memanggil nama Tiara.

"Tetap sepi dan tidak ada respon, meskipun dipanggil sama temannya sampai teriak - teriak," tambah Ismawadi.

Sekiranya pukul 07.15 WIB, ia memutuskan untuk pergi karena sebelumnya juga pernah seperti itu.

Halaman
123
Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help