Riung Gunung Sudah Kembali Dibuka Untuk Mobil, Pedagang Oleh-oleh Puncak Masih Sepi Pembeli

Sehingga Iyang pun mengaku untuk mendapatkan omzet Rp 1 juta perminggu saat ini sulit.

Riung Gunung Sudah Kembali Dibuka Untuk Mobil, Pedagang Oleh-oleh Puncak Masih Sepi Pembeli
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Oleh oleh Puncak masih sepi pembeli pasca Riung Gunung kembali dibuka, Rabu (21/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA -- Pasca pembukaan jalur khusus roda empat dan dua dari Gunung Mas hingga Ciloto, Senin (19/2/2018) lalu, pedagang oleh-oleh Puncak rupanya masih sepi dari pengunjung.

Seperti yang diungkapkan oleh seorang pedagang oleh-oleh di Jalan Raya Puncak, Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Iyang (42).

Ia mengaku omzet yang didapat saat menginjak hari kedua pasca pembukaan jalur tersebut masih sama seperti ketika kawasan Riung Gunung masih ditutup.

"Pendapatan masih sama, masih anjlok, soalnya Puncak belum rame kayak biasanya lagi," ujar Iyang kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (21/2/2018).

Pantauan TribunnewsBogor.com, di Jalan Raya Puncak di kawasan Cibeureum pun tampak masih cenderung lengang dari para pengendara.

Sehingga Iyang pun mengaku untuk mendapatkan omzet Rp 1 juta perminggu saat ini sulit.

"Sekarang mah paling sehari dapet Rp 30 ribu kadang Rp 50 ribu, susah, harapannya sih semoga secepatnya Jalur Puncak jadi rame lagi seperti biasa," ungkap Iyang.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help