Sulit Registrasi Kartu SIM Prabayar ? Disdukcapil Kota Bogor Punya Solusinya

Dody mengatakan bahwa pihaknya menyediakan petugas khusus untuk warga yang kesulitan melakukan regiatrasi kartu prabayar.

Sulit Registrasi Kartu SIM Prabayar ? Disdukcapil Kota Bogor Punya Solusinya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Registrasi kartu prabayar 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kementerian Komunikasi Dan Infomasi mengharuskan pengguna kartu sim card untuk melakukan registrasi kartu dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Namun hingga saat ini masih banyak warga yang kesulitan dan gagal saat melakukan registrasi.

Yovan seorang warga Kota Bogor yang sedang mengurus registrasi kartu di stand Disdukcapil mengutarakan bahwa dirinya sempat beberapa kali bolak-balik untuk mengaktifkan kartu.

Ia pun sempat mendatangi kantor provider namun tetap tidak bisa dilakukan resgistrasi.

"Iya awalnya ke provider, terus enggak bisa harus ke Disdukcapil, iya sih ribet, tapi aturannya sudah begitu ya ikutin saja," ujarnya.

Sementara itu Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dody Ahdyat mengatakan bahwa bagi warga Kota Bogor yang kesulitan melakukan registrasi bisa datang ke Kantor Disdukcapil.

Atau untuk saat ini selama tiga hari warga bisa datang ke Balaikota Bogor ke stand Disdukcapil

" Jadi di pameran pembangunan dalam rangka musrembang 2018 di Balaikota Bogor ini kita berpartisipasi membuka stand, untuk masyataka Kota Bogor kita buka satu layanan disini yang kita layani, misalkan untuk registrasi kartu prayar susah, kita layani disini," katanya.

Dody mengatakan bahwa pihaknya menyediakan petugas khusus untuk warga yang kesulitan melakukan regiatrasi kartu prabayar.

Nantinya kata Dody warga hanya tinggal membawa KTP dan KK saja untuk mengupdate datanya.

"Jadi ada petugas khususnya, yang pertama kita update datan yang bersangkutan, namanya di konsol manual, kita lapor ulang ke database Kemendagri," ujarnya.

Setelah itu nantinya kemendagri akan meneruskan data tersebur ke Kominfo untuk mengupdate data.

Selanjutnya warga yang mengajukan itu akan diberikan surat dari Disdukcapil Kota Bogor.

"Kita berikan semacem surat, nanti tinggal dibawa ke oprator salular masing-masing, sejak beberapa hari lalu ada lebih dari seratu orang yang mengajukan itu, dan setelah dibawa ke operator berhasil, jadi banyak yang gagal itu karena data di Kominfonya tidak update," jelasnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help