Pilkada Kota Bogor 2018

Belum Sebulan, Panwaslu Terima 500 Lebih Laporan Pelanggaran yang Dilakukan Paslon Di Kota Bogor

Menurutnya masih banyak padangan calon yang memasang apk di luar yang sudah ditetapkan oleh KPU.

Belum Sebulan, Panwaslu Terima 500 Lebih Laporan Pelanggaran yang Dilakukan Paslon Di Kota Bogor
TribunnewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Poster calon Walikota Bogor terpajang dijalanan jelang Pilkada 2018 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Belum satu bulan sejak ditetapkannya Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor, sudah banyak pelanggaran yang dilakukan oleh para paslon.

Panwaslu Kota Bogor mencatat bahwa ada banyak laporan ataupun aduan dari masyarakat.

Meski demikian aduan tersebut masih berbentuk melalui sambungan telpon.

"Data laporan dari masyarakat belum masuk secara mekanisme formal dan formil, namun hanya informasi awal saja, setelah itu di telusuri oleh panwas, kita ucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang memberikan informasi awal," ujar Ketua Panwaslu Kota Bogor, Yustinus Eliyas Sabtu (3/3/2018).

Yustinus menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut terjadi pada pemasangan alat peraga kampanye (Apk)

Menurutnya masih banyak padangan calon yang memasang apk di luar yang sudah ditetapkan oleh KPU.

Di antaranya mereka banyak yang memasang di batang pohon, tiang telpon, tiang listrik dan depan pabrik.

Berikut jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh para Paslon yang diperoleh TribunnewsBogor.com dari Panwaslu Kota Bogor per tanggal 2 Maret 2018.

- Pasangan Ru'yat - Zaenul : 162 kasus pelanggaran apk.

- Pasangan Edgar - Welly : 116 kasus pelanggaran apk

- Pasangan Bima - Dedie 18 kasus pelanggaran apk

- Pasangan Dadang - Sugeng 271 Kasus pelanggaran apk

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved