SNMPTN 2018

Pelamar IPB Jalur SNMPTN Meningkat 13 Persen, Ini Jurusan Yang Paling Diminati

Untuk tahun ini Program studi yang paling diminati oleh calon mahasiswa adalah Program Studi Ilmu Gizi.

Pelamar IPB Jalur SNMPTN Meningkat 13 Persen, Ini Jurusan Yang Paling Diminati
Humas IPB

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Indikasi minat generasi muda terhadap dunia pertanian dalam arti luas meningkat.

Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah pelamar Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018.

Tahun ini jumlah pelamar sebanyak 26.050 orang, ada peningkatan 13 persen dibanding tahun lalu, yaitu 23.051 ribu pelamar.

“Kenaikan di atas sepuluh persen itu bisa diartikan bahwa ada pertambahan minat terhadap IPB, dan semoga ini juga menjadi indikasi minat generasi muda terhadap dunia pertanian juga meningkat. Pertambahan ini tentu bagus karena akan meningkatkan selektivitas. Ke depan IPB berorientasi pada peningkatan kualitas pelamar, bukan hanya kuantitas,” ujar Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB, Dr. Drajat Martianto, di Kampus IPB Dramaga, Bogor (8/3/2018).

Menurut Dr. Drajat, kenaikan ini terjadi karena ada peningkatan minat siswa untuk masuk IPB dan tentunya dipengaruhi pula oleh pertambahan jumlah pelamar SNMPTN yang tahun ini sebesar 590.830 siswa dibandingkan tahun lalu sebesar 523.077 siswa.

Untuk tahun ini Program studi yang paling diminati oleh calon mahasiswa adalah Program Studi Ilmu Gizi.

Selain itu, program studi lain yang peminatnya di atas seribu pelamar adalah Agronomi dan Hortikultura, Agribisnis, Aktuaria, Statistika, Ilmu dan Teknologi Pangan, Teknologi Industri Pertanian, Manajemen, serta Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat.

“Pelamar tahun ini 13 persen lebih tinggi jika dibandingkan tahun lalu, tapi belum bisa kita evaluasi apakah kualitasnya meningkat dibanding tahun lalu. Setelah proses seleksi selesai dilakukan kita akan tahu apakah kualitas pelamarnya naik dibandingkan tahun lalu atau tidak,” ujar Dr. Drajat.

Menurutnya, penting untuk dilakukan evaluasi kualitas. Tiga tahun terakhir, Indek Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata mahasiswa Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU) sedikit menurun yang mendorong kita untuk lebih meningkatkan kualitas inout mahasiswa ke IPB.

Perlu juga dievaluasi lebih luas apakah penyebabnya semata karena kualitas input yang menurun atau karena proses pembelajarannya yang kurang.

Dengan evaluasi ini akan ketahuan penyebabnya sehingga akan dilakukan tindak lanjut yang tepat seperti pemutakhiran metode pembelajara yang sesuai dengan karakteristik siswa, misalnya dengan meningkatkan penggunaan teknologi informasi.

“Untuk itu, tahun ini IPB akan melakukan seleksi yang lebih cermat dan ketat sehingga kita dapat input yang lebih baik, disertai dengan peningkatan kualitas pembelajaran” ujarnya.

Tahun ini IPB akan menerima mahasiswa baru sekitar 4 ribu mahasiswa yang terbagi dalam beberapa jalur masuk. Informasi lebih lengkap tentang jalur masuk IPB bisa dilihat di admisi.ipb.ac.id.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help