Tak Kunjung Dipasang, Pelanggan PDAM Kota Bogor Malah Dimintai Biaya Tambahan Biar Cepat Dikerjakan

Namun, Pada Tanggal 24 Februari 2018, ia malah diberi informasi bila ingin dipasang lebih cepat, maka harus membayar biaya tambahan.

Tak Kunjung Dipasang, Pelanggan PDAM Kota Bogor Malah Dimintai Biaya Tambahan Biar Cepat Dikerjakan
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Unit Pengamanan Dalam (UPD) PDAM dibantu aparat kepolisian memperketat pengamanan unit-unit produksi dan kantor pusat PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Jalan Siliwangi 121, Kota Bogor, Jumat (15/1/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAHSAREAL - Seorang warga Kota Bogor mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor.

Keluhan itu berdasarkan pada pelayanan PDAM yang tak kunjung dilakukan, meski sudah menunaikan kewajiban membayar dan menunggu hingga waktu yang ditentukan.

Malahan pelanggan bernama Geby dimintai sejumlah uang oleh petugas bila ingin segera dikerjakan.

Warga Perumahan Johar Grande, Tanahsareal, Kota Bogor ini menceritakan, awalnya aliran PDAM ke rumahnya telah diputus per April 2017.

"Lalu saya melakukan pemasangan kembali pada tanggal 22 februari 2018, langsung ke PDAM kota bogor, dan dikenakan biaya sekitar Rp 1,5 juta," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Lanjutnya, usai membayar biaya pemasangan kembali, ia sempat berkenalan dengan salah satu pegawai PDAM dan bertukar nomor ponsel dengan tujuangampang berkomunikasi.

Ia juga memastikan juga via WhatsaAp nomor resmi PDAM kota bogor untuk menanyakan berapa lama proses pemasangan air, dan mendapat respon 1 hingga 2 minggu.

Namun, Pada Tanggal 24 Februari 2018, ia malah diberi informasi bila ingin dipasang lebih cepat, maka harus membayar biaya tambahan.

Tapi, setelah seminggu belum ada pemasangan, maka pada 28 Februari 2018 ia kembali menanyai informasi lebih lanjut via WhatsApp.

"Saat itu saya dijanjikan kalau petugasnya akan datang. Tapi saat ditanya kapan selalu tak ada respon," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved