Home »

Metro

Uang Retribusi Pengganti Gaji Bagi Juru Parkir Resmi yang Dikelola Dishub Kota Bogor

wilayah-wilayah parkir yang dikelola Dishub itu sudah memiliki Surat Keputusan Wali Kota, sehingga keberadaannya berstatus resmi atau lega

Uang Retribusi Pengganti Gaji Bagi Juru Parkir Resmi yang Dikelola Dishub Kota Bogor
TribunNewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Parkir di Jalan Ir H Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR – Area parkir pinggir jalan resmi yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor memiliki sistem pengawasannya tersendiri.

Kepala Seksie Perparkiran Dishub Kota Bogor, Suratman mengatakan terdapat satu orang komandan regu (danru) di setiap wilayah yang sudah dipetakan.

"Jadi tiap wilayah parkir diawasi oleh satu danru dalam pelaksanaan operasionalnya," ujar Suratman, Selasa (13/3/2018).

Suratman menjelaskan, wilayah-wilayah parkir yang dikelola Dishub itu sudah memiliki Surat Keputusan Wali Kota, sehingga keberadaannya berstatus resmi atau legal.

Dari penjelasannya, seorang danru wilayah parkir bertugas mengawasi dan mengambil uang retribusi.

"Setoran itu berbeda-beda nominalnya sesuai zona yang telah ditetapkan," ungkap Suratman.

Besaran retribusi yang ditetapkan, kata Suratman berdasarkan kajian atau uji potensi mendalam yang dilakukan tim khusus dari Dishub Kota Bogor.

"Dilihat dari tingkat keramaiannya, misal dari uji potensi di satu daerah besaran retribusinya Rp 100 ribu maka dikasih ke juru parkirnya Rp 50 ribu," kata Suratman.

Suratman mengatakan adanya pemberian sebagian uang retribusi itu kepada juru parkir dimaksudkan untuk memberikan penghasilan bagi mereka.

"Kebanyakan juru parkir disitu kan sukarela, bukan digaji sama pemerintah, kalau enggak ada kan dia juga kasihan," ungkap Suratman.

Menurutnya besaran dana yang diberikan kepada juru parkir tidak akan berlebihan jumlahnya karena telah dilakukan uji potensi oleh Dishub Kota Bogor.

"Kita itu kemanusiaan lah mereka bekerja kehujanan kepanasan, meski ga digaji mereka bisa bawa uang untuk keluarganya gitu," kata Suratman.

Berkaitan dengan hal itu, Suratman menyatakan uang retribusi parkir yang diambil oleh Dishub akan disimpan dalam kas daerah Kota Bogor.

"Retribusi tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, dari Rp 2.3 Miliar menjadi Rp 2.8 Miliar, mencapai target lah," ujarnya.

Penulis: Aris Prasetyo Febri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help