Home »

Metro

Pilkada Kota Bogor 2018

Banyak Alat Peraga Kampanye Rusak, Ketua KPUD Kota Bogor Cuek

ketentuan Pasal 30 ayat (4), ayat (5) dan ayat (6) PKPU No. 4 ,Tahun 2017, APK yang telah diserahkan menjadi tanggung jawab masing-masing tim Paslon.

Banyak Alat Peraga Kampanye Rusak, Ketua KPUD Kota Bogor Cuek
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Sejumlah alat peraga kampanye (APK) yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor kondisinya memprihatinkan. 

Laporan Wartawan TribunnewaBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor berpendapat bahwa pengawasan dan pemeliharan Alat Peraga Kampanye (APK) merupakan tanggung jawab masing-masing Tim Kampanye Pasangan Calon Wali Kota.

Ketua KPUD Kota Bogor Undang mengatakan bahwa KPUD sudah melakukan serah terima APK pada 5 Maret 2018 lalu.

Selepas itu, Undang menjelaskan sesuai dengan ketentuan Pasal 30 ayat (4), ayat (5) dan ayat (6) PKPU No. 4 ,Tahun 2017, APK yang telah diserahkan menjadi tanggung jawab masing-masing tim Paslon.

"perawatan, pemeliharaan dan pembersihan atau penurunan APK yg telah diserahkan pada tim kampanye Paslon menjadi tanggungjawab Paslon", katanya Rabu (14/3/2018).

Selain itu kata Undang dalam aturan juga disebutkan apabila terjadi kerusakan APK para paslon bisa mengganti sesuai persetujuan KPUD.

Ssementara itu saat ditanya mengenai mekanisme pengadaan APK Undang mengatakan bahwa telah mengikuti aturan e-katalog  pelaksanannya oleh pejabat pembuat komitmen (PPK).

"Untuk spesifikasi mengikuti aturan pasal 28 ayat (2) pkpu no 4 tahun 2017 dan spesifikasi teknisnya diatur dalam keputusan KPU no 113/Kpts/KPU/Tahun 2016 tentang jenis, satuan kebutuhan dan spesifikasi teknis perlengkapan penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota,," katanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa banyak APK yang dipasang oleh KPUD Kota Bofor kondisinya memprihantinkan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help