Direktur PDAM Tirta Pakuan Akui Ada Oknum yang 'Nakal', Minta Biaya Tambahan Kepada Pelanggan

Ia juga tak menjelaskan penanganan dan penindakan oknum tersebut yang jelas-jelas merugikan pelanggan.

Direktur PDAM Tirta Pakuan Akui Ada Oknum yang 'Nakal', Minta Biaya Tambahan Kepada Pelanggan
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Unit Pengamanan Dalam (UPD) PDAM dibantu aparat kepolisian memperketat pengamanan unit-unit produksi dan kantor pusat PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Jalan Siliwangi 121, Kota Bogor, Jumat (15/1/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor yang kurang baik mendapat komplen dari sejumlah pelanggan.

Salah satunya, warga Perumahan Johar Grande, Tanahsareal, Kota Bogor yang dimintai bayaran lebih bila ingin dipercepat pemasangan PDAM.

Menanggapi hal itu, Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Ade Syaban mengakui ada oknum yang sengaja bermain dengan cara meminta biaya tambahan.

" Tidak ada tambahan biaya untuk percapatan pemasangan. iya Itu oknum," katanya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

Ia pun tak menjelaskan  rinci siapa oknum yang bermain tersebut.

Ia juga tak menjelaskan penanganan dan penindakan oknum tersebut yang jelas-jelas merugikan pelanggan.

Baca: Terungkap Sumber Dana CW Bayar Sewa Hotel 10 Tahun Hingga 2 Anak Adopsi yang Diduga Tidur di Koran

Selain itu, pelayanan lain yang dikeluhkan adalah lamanya pemasangan instalasi PDAM, yang seharusnya hanya 14 hari kerja usai pembayaran.

Ade berkilah kalau molornya waktu pemasangan itu diakibatkan karena menunggu pengaliran air stabil.

"Kemarin kita nunggu stabilnya pengaliran dulu kang, ditambah untuk meter dan perlengkapan sambungan rumahnya masih proses lelang, jadi nunggu sampai lelang selesai kang," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help