Hak Jawab BPJS Kesehatan Terkait Kutipan Di Judul Berita

Peserta JKN-KIS yang terdaftar di BPJS Kesehatan dapat berobat diluar domisili tempat tinggal peserta selama sesuai dengan prosedur pelayanan

Hak Jawab BPJS Kesehatan Terkait Kutipan Di Judul Berita
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Suasana di Kantor BPJS Kesehatan di Jalan Pemuda, Tanahsareal, Kota Bogor, Rabu (16/3/2016) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesekatan Bogor mnegajukan hak jawab terkait berita di TribunnewsBogor.com berjudul "Kepala RS Salak Bogor Sebut Aturan Baru BPJS Kesehatan Belum Tepat, 'Masa Pasien Harus Pulang Dulu' pada 12 Maret 2018.

1. Peserta JKN-KIS yang terdaftra di BPJS Kesehatab dapat berobat diluar domisili tempat tinggal peserta selama sesuai dengan prosedur pelayanan di BPJS Kesehatan.

2. Kami Informasikan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional bahs :

a. Manfaat jaminan yang diberikan kepada peserta dalam bentuk pelayanan kesehatan yang bersifat menyeluruh (komperhensif) berdasarkan kebutuhan medis yang diperlukan.

b. Pelayanan kesehatan yang diberikan di fasilitas kesehatan yang telah melakukan perjanjian kerjasama dengan BPJS Kesehatan atau pada keadaan tertentu (kegawatdaruratan medik atau darurat medik) dapat dilakukan oleh fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

c. Pelayanan kesehatan dalam program JKN diberika secara berjenjang, efektif dan efisien dengan menerapkan pronsip kendali mutu dan kendali biaya.

d. Pelayanan kesehatan dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari pelayanan kesehatan tingkat pertama. Pelayanan kesehatan tingkat kedua hanya dapat diberikan atas rujukan dari pelayanan kesehatan tingkat pertama. Pelayanan kesehatan tingkat ketiga hanya dapat diberikan atas rujukan dari pelayanan kesehatan tingkat kedua atau tingkat pertama, kecuali pada keadaan gawat darurat, kekhususan permasalahan kesehatan pasien, pertimbangan geografis, dan pertimbangan ketersediaan fasilitas.

3. Sebagai informasi telah dilakukan konfirmasi kepada Kepala RS Salak bahwa dalam pemberitaan "Kepala RS Salak Bogor Sebut Aturan Baru BPJS Kesehatan Kurang Tepat, 'Masa Pasien Harus Pulang Dulu'" tidak ada penjelasan yang diberikan seperti yang diberitakan, bahwa kutipan tersebut tidak benar.(terlampir)

Demikian hak jawab ini kami buat untuk dipergunakan oleh TribunnewsBogor.com dan kami minta agar tidak terjadi pemberitaan dengan kutipan-kutipan yang tidak benar.

Demikian penjelasan kami, untuk dipergunakan sebagai hak jawab. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Kepala

Yerry Gerson Rumawak

Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved