Kamis Siang, Tiga Warga Aceh Akan Dihukum Cambuk

Jumlah cambuk itu sesuai dengan putusan Majelis Hakim Mahkamah Syar'iah Kelas I B Sigli.

Kamis Siang, Tiga Warga Aceh Akan Dihukum Cambuk
Serambi Indonesia/M Anshar
Algojo melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap pelaku maisir (judi) di halaman Masjid Al-Makmur, Lampriek, Banda Aceh, Jumat (3/10/2014). Kejaksaan Negeri Banda Aceh melakukan hukuman cambuk terhadap empat pelaku maisir. Keempat terpidana yang ditahan sejak pertengahan Agustus 2014 itu divonis majelis hakim Mahkamah Syari 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM  - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pidie akan melaksanakan eksekusi cambuk di halaman Masjid Baitul Istiqamah Tangse, Kamis (15/3/2018) sekitar pukul 13.45 WIB.

Total sabetan rotan terhadap tiga terdakwa berjumlah 62 kali.

Jumlah cambuk itu sesuai dengan putusan Majelis Hakim Mahkamah Syar'iah Kelas I B Sigli.

Penyidik PNS Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Pidie, Tgk Razali SPdI kepada Serambinews.com, Rabu (14/3/2018) mengatakan, tiga terdakwa telah divonis hukuman cambuk oleh Majelis Hakim Mahkamah Syar'iah Kelas I B Sigli.

Adalah Sulaiman Wahidin (34) warga Desa Meugit, Kecamatan Mutiara Timur.

Terdakwa terbukti melanggar pasal 18 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat jenis maisir (judi). Sulaiman disebat 12 kali.

Kemudian, M Jafar Abdullah (43) warga Desa Ruyung, Kecamatan Krueng Raya, Aceh Besar yang dicambuk 25 kali.

Nurasiah M Amin (42) warga Desa Pulo Ie, Kecamatan Tangse, Pidie dengan 25 kali sebat.

Keduanya melakukan perbuatan ikhtilath atau berbesraan di tempat sepi.

"Proses hukuman cambuk dipusatkan di halaman Mesjid Baitul Istiqamah Tangse pukul 13.45 WIB," pungkasnya.

Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help