Kepala Kantor BPN Teluk Bintuni Terkena OTT Tim Saber Pungli Terkait Pengurusan Sertifikat Tanah

Pembayaran pertama telah dibayarkan sebesar Rp 11 juta, kemudian sisanya Rp 9 juta akan dibayarkan pada tanggal 13 Maret 2018.

Kepala Kantor BPN Teluk Bintuni Terkena OTT Tim Saber Pungli Terkait Pengurusan Sertifikat Tanah
(TRIBUNNEWS / HERUDIN)
Ilustrasi: Petugas KPK menunjukkan barang bukti yang diperoleh dari operasi tangkap tangan (OTT), Jakarta, Jumat (1/4/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tim Saber Pungli Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, Selasa (13/3/2018), melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala Kantor BPN beserta dua orang stafnya.

OTT itu langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni AKP Alexender Putra bersama Ketua Kelompok Kerja Intel Teluk Bintuni AKP Julfian Sihombing, tim Reskrim, dan tim Saber Pungli.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Kompas.com, kejadian ini berawal dari adanya laporan salah seorang warga berinisial R yang saat itu sedang mengurus sertifikat tanah.

Namun, R merasa ada pembebanan biaya pengurusan yang sangat mahal, yakni Rp 20 juta.

Baca: Hakim dan Panitera PN Tangerang Terjaring OTT KPK

Pembayaran pertama telah dibayarkan sebesar Rp 11 juta, kemudian sisanya Rp 9 juta akan dibayarkan pada tanggal 13 Maret 2018.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Satreskrim dan Saber Pungli mengikuti proses pembayaran oleh pelapor ke Kantor Pertanahan Nasional Teluk Bintuni.

Saat pembayaran dilakukan, tim Siber Pungli Polres Teluk Bintuni melakukan OTT di dalam ruangan Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Teluk Bintuni.

Di ruangan itu ditemukan barang bukti berupa uang Rp 9 juta, yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Dinas Pertanahan Nasional Teluk Bintuni beserta Kabag Hukum dan satu orang staf diamankan beserta barang bukti ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kepala Kantor BPN Teluk Bintuni Terkena OTT Terkait Pengurusan Sertifikat Tanah"

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved