Home »

Metro

Tidak Hanya Angkot, Dishub Kota Bogor Juga Minta Taksi Online Berbadan Hukum

menurutnya hingga saat ini belum ada taksi online yang terdaftar dalam badan hukum resmi di Kota Bogor.

Tidak Hanya Angkot, Dishub Kota Bogor Juga Minta Taksi Online Berbadan Hukum
TribunNewsBogor.com/Aris Prasetyo Febri
Angkot mengantre di kantor Dinas Perhubungan Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA – Semua angkutan umum roda empat harus terdaftar dalam sebuah badan hukum resmi yang ada di Kota Bogor.

Angkutan umum roda empat itu diantaranya angkutan kota (angkot), taksi konvensional, dan taksi online.

Kasie Angkutan Tidak dalam Trayek Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, R.A. Mulyadi mengatakan hal itu dimaksudkan agar pemerintah kota mudah dalam melakukan pendataan.

"Dengan berbadan hukum, mereka dapat kita pantau dan bisa dapat pelayanan seperti uji KIR gratis misalnya," ujar Mulyadi, Rabu (14/3/2018).

Mulyadi mengatakan angkot saat ini sudah terdaftar dalam badan hukum resmi seperti organda koperasi Inkopol.

Sedangkan, menurutnya hingga saat ini belum ada taksi online yang terdaftar dalam badan hukum resmi di Kota Bogor.

"Jadi yang online-online roda empat ini harusnya sudah bisa menginduk ke perusahaan angkutan umum yang ada di Kota Bogor," ungkap Mulyadi.

Dari keterangannya, angkutan umum roda empat yang berbasis sistem aplikasi online sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017.

"Taksi online tidak boleh punya angkutan umum sendiri, harus ikut dalam badan hukum umum resmi yang sudah ada, itu yang tertulis di PM 108," kata Mulyadi.

Mulyadi mengatakan perusahaan angkutan umum Inkopol menerima tawaran kerja sama dengan taksi online.

"Nah inkopol sudah bersedia, jadi kalau mau beroperasi mudah-mudahan taksi online ini bisa mengikuti aturan yang berlaku," ujarnya.

Penulis: Aris Prasetyo Febri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help