Dukung Anies, Penataan Tanah Abang Kata Haji Lulung Cukup Gunakan Diskresi

Anies menerbitkan instruksi gubernur (ingub) tentang penataan kawasan Tanah Abang

Dukung Anies, Penataan Tanah Abang Kata Haji Lulung Cukup Gunakan Diskresi
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Tenda Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Bus Transjakarta berderet di Jalan Jati Baru Raya, di depan Stasiun Tanah Abang, pada hari pertama penataan kawasan, Jumat (22/12/2017). Pemprov DKI Jakarta mulai hari ini memberlakukan konsep baru penataan kawasan Pasar Tanah Abang. Akses transportasi hingga penempatan pedagang kaki lima (PKL) mulai diubah hari ini. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham " Lulung" Lunggana mengatakan penataan Tanah Abang yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak perlu landasan hukum.

Sebab, Anies bisa menggunakan diskresi untuk melakukan penataan itu.

"Kebijakan itu namanya menggunakan diskresi. Enggak perlu pergub, enggak perlu ingub (instruksi gubernur) kalau menggunakan Undang-undang Nomor 30 tahun 2014, itu jelas ada pasal tentang diskresi," ujar Lulung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (14/3/2018).

Baca: Cerita Pemilik Motor Lawas Honda Astrea Grand yang Laku Dijual Hingga Rp 80 Juta

Lulung mengatakan hak untuk membuat rekayasa lalu lintas juga ada pada pemerintah.

Rambu-rambu dan penutupan jalan juga dilakukan oleh pemerintah.

Oleh sebab itu dia menilai tak ada yang salah dari kebijakan Anies menutup Jalan Jatibaru.

Menurut dia, apa yang dilakukan Anies juga sudah belajar dari kesalahan pemerintah lalu.

Lulung mengatakan sejak dulu dia sudah mengingatkan bahwa PKL Tanah Abang tidak bisa direlokasi di Blok G karena kapasitasnya tidak cukup.

Baca: Anggota Brimob yang Terlibat Penembakan Kader Gerindra Sudah Pulang, Sebelah Matanya Tak Berfungsi

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved