TribunBogor/

Ada Cafe Kempompong Di Dalam Rumah Sakit Jiwa, Ternyata Makna dari Namanya Mendalam

Bukan hanya itu, rupanya cafe yang berada di RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor itu pun memiliki makna yang mendalam.

Ada Cafe Kempompong Di Dalam Rumah Sakit Jiwa, Ternyata Makna dari Namanya Mendalam
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Cafe Kepompong 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Jika biasanya cafe berada di Jalan protokol atau lokasi yang ramai oleh para wisatawan, namun cafe yang satu ini.

Yakni berada di dalam sebuah rumah sakit.

Selain lokasinya yang unik, nama cafe ini pun menarik, yakni Cafe Kepongpong.

Bukan hanya itu, rupanya cafe yang berada di RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor itu pun memiliki makna yang mendalam.

Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor Dr.Lahargo Kembaren, SpKJ mengenai awal mula kedai ini dinamai Cafe Kepongpong.

"Cafe kepongpong kita bikin karena kepompong ini ada sebuah metamorfosis proses suatu perubahan," ujarnya.

Laharga menambahkan, beberapa orang sering menganggap bahwa orang yang sedang sakit gangguan jiwa ataupun mereka yang terkena narkoba merupakan sesuatu yang menjijikan.

Maka dari itulah muncul sebuah konsep cafe dengan nama Cafe Kepompong.

"Karna kadang orang menganggap orang gangguan jiwa dan orang yang kena narkoba itu kaya ulat, seperti orang melihatnya jijik, hidupnya sia-sia tidak berguna itulah kadang mereka disangka seperti ulat," ujarnya .

Namun pada prosesnya setiap orang bisa berubah dan berusaha menjadi lebih baik.

"Tapi pada prosesnya mereka bisa berubah menjadi kepompong, nah inilah kepongpong ruang rehabilitasi, banyak proses yang terjadi disini, tujuannya mereka setelah keluar dari sini mereka bisa menjadi kupu kupu yang indah yang bisa mewarnai dunia," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa kedepan cafe yang berada di dalam instalasi psikososial di RS Marzuki Mahdi akan dikembangkan di poliklinik.

"Nanti akan kita kembagkan di poli, yang karyawannya adalah mereka yang sedang rehabilitasi maupun sudah selesai rehabilitasi, karena di dalam rehabilitasi ini kita juga memberikan pelatihan untuk mereka," ujarya.

Satu diantara menu makanan yang dibuat di cafe tersebut adalah susu kedelai dan Cream Chese Oreo.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help