MotoGP 2018

Andrea Dovizioso: 'Saya Mengemudikan Motor Dalam Kondisi Yang Tidak Nyaman

Akhirnya, Dovizioso harus melambatkan laju motornya demi keamanan dan menyelesaikan sesi latihan.

Andrea Dovizioso: 'Saya Mengemudikan Motor Dalam Kondisi Yang Tidak Nyaman
Kompas.com
Andrea Dovizioso MotoGP Sepang 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Pebalap sudah pasti harus punya nyali segunung saat menggeber motor dalam kecepatan tinggi.

Namun, tidak salah jika si pebalap mendadak ciut dan takut ketika motor yang melaju kencang bergoyang keras.

Ketakutan tersebut ternyata dirasakan oleh pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, ketika menjalani sesi latihan seri balap MotoGP di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentiba, Sabtu (7/4/2018) waktu Indonesia.

Namun, pebalap yang punya panggilan akrab Dovi itu bukan takut lantaran motornya melaju kencang, melainkan goyangan motor yang keras di trek lurus untuk melahap tikungan.

Akhirnya, Dovizioso harus melambatkan laju motornya demi keamanan dan menyelesaikan sesi latihan.

Kondisi yang berujung tidak nyaman dan cukup berisiko tersebut mengharuskan Dovizioso mengikuti sesi kualifikasi pertama.

Dia melambat sampai 3,5 detik dengan posisi finis ke-15 di akhir sesi latihan.

Seperti dilansir GPOne dan GP Inside, Dovizioso seharusnya bisa langsung ke kualifikasi utama jika masuk finis di posisi 10 besar dalam waktu kombinasi sesi latihan.

Namun apa daya, Dovizioso memilih keadaan yang lebih aman dibanding berisiko selip dan jatuh.

Saat melakoni sesi wawancara, Dovizioso mengungkapkan bahwa selama menjalani sesi latihan dirinya tidak dapat menikimati dengan nyaman.

Dia merasa ada yang janggal pada beberapa kali pemilihan ban.

Menurut Dovizioso, kondisi yang tidak nyaman dan berisiko jatuh tesebut akibat desain fisik lintasan balap tidak sesuai dengan beberapa pilihan ban dengan kompon yang keras.

Akibatnya, ban kerap mengalami selip dan beberapa kali slide.

"Saya mengemudikan motor dalam kondisi yang tidak nyaman. Rasanya membuat saya takut dan akhirnya jatuh pada pilihan yang tidak nyaman. Saya terpaksa menutup bukaan gas di tikungan, karena ketika saya paksa untuk lebih kencang, mendadak motor saya bergoyang keras. Kondisi tersebut bisa berisiko jatuh atau saya terlempar keras keluar lintasan. Trek sepertinya aga kotor dan ban keras sepertinya sulit mencengkeram," beber pebalap yang berjuluk DesmoDovi ini.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Minggu (8/4/2018)

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved