Sering Memanaskan Makanan Bisa Bikin Gizinya Hilang ? Begini Penjelasannya

Memanaskan makanan adalah cara praktis yang sseringkali dilakukan kebanyakan orang. Namun bahayakah ?

Sering Memanaskan Makanan Bisa Bikin Gizinya Hilang ? Begini Penjelasannya
KOMPAS.COM/KISTYARINI
Hidangan halal yang disajikan Kunming Islamic Restaurant, Taipei, Taiwan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Memanaskan makanan adalah cara praktis yang sseringkali dilakukan kebanyakan orang.

Namun sebenarnya bahayakah perilaku tersebut ?

Memasak dengan teknik yang benar memang sangat diperlukan agar dapat membunuh bakteri, menghindarkan Anda dari risiko penyakit infeksi, serta membuat makanan jadi bisa dicerna.

Namun, ternyata proses memasak yang salah (suhu terlalu tinggi atau proses terlalu lama) dan kebiasaan memanaskan makanan berulang-ulang dapat menurunkan kadar nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Salah satu nutrisi penting yang akan terbuang adalah vitamin C.

Padahal, vitamin C memiliki peranan yang sangat penting dalam kesehatan tubuh, seperti membantu mencegah terjadinya anemia, membantu melindungi fungsi pendengaran, dan kemampuan unik lainnya.

Baca: Sindir Teman Lama, Pihak Manajemen Lucinta Luna Akhirnya Minta Maaf, Jadi Cuma Gimmick Nih ?

Dilansir dari hellosehat.com, memanaskan berkali-kali atau bahkan memasak terlalu lama pun rupanya bisa menurunkan 50-80 persen kandungan vitamin C pada makanan.

Misalnya, saat Anda memasak bayam selama 5 menit, sebanyak 11 persen kandungan vitamin C akan hilang.
Memasaknya hingga 30 menit berarti sebesar 60 persen kandungan vitamin C akan hilang.

Karena itu, bila sayur bayam sudah matang, kemudian Anda panaskan lagi selama beberapa menit, akan semakin banyak kandungan vitamin C-nya yang hilang.

Halaman
123
Penulis: khairunnisa
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved