TribunBogor/
Home »

Sport

» MotoGP

MotoGP 2018

5 Insiden Kontroversi Saat Seri Balap GP Argentina, Ini Kata Pengamat MotoGP

Manajer yang saat ini bekerja sama dengan Andrea Iannone itu membeberkan beberapa hal yang menjadi kontroversi pada MotoGP Argentina.

5 Insiden Kontroversi Saat Seri Balap GP Argentina, Ini Kata Pengamat MotoGP
CRASH.NET
Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, terjatuh setelah berbenturan dengan Marc Marquez (Repsol Honda) pada balapan MotoGP Argentina di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Minggu (8/4/2018) atau Senin (9/4/2018) dini hari WIB. (BOLASPORT.COM) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setidaknya ada lima kontroversi yang terjadi pada seri balap kedua GP Argentina, Minggu (8/4/2018), menurut mantan manajer Valentino Rossi, Carlo Pernat.

Carlo Pernat merupakan salah satu pengamat MotoGP dan pernah menjadi manajer dari beberapa pebalap Italia ternama seperti Loris Capirossi, Max Biaggi dan Marco Simoncelli.

Manajer yang saat ini bekerja sama dengan Andrea Iannone itu membeberkan beberapa hal yang menjadi kontroversi pada MotoGP Argentina.

1. Meninggalkan Jack Miller Sendirian di Grid

Carlo Pernat menyatakan bahwa MotoGP Argentina adalah grand prix yang tidak profesional, baik dari segi pebalap maupun race direction.
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez nomor morot (93) tampak dipandu marshal race saat mengalami masalah sesaat sebelum start di GP Argentina.
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez nomor morot (93) tampak dipandu marshal race saat mengalami masalah sesaat sebelum start di GP Argentina. (motogp.com)

Pernat beralasan hal itu dikarenakan mereka semua membuat kesalahan besar ketika meninggalkan Jack Miller (Pramac Racing) sendirian di grid.

"Sangat aneh melihat Jack (Miller) start sendirian di depan dengan grup pebalap lainnya berjarak 30 meter dibelakangnya," kata Pernat dikutip Juara.net dari GPone.

Selain itu menurut Pernat, race direction seharusnya menunda balapan tersebut selama lima menit untuk lebih mempermudah situasinya.

2. Marc Marquez Mendorong Motornya di Grid

Sesaat sebelum balapan dimulai Marc Marquez (Repsol Honda) mendorong motornya kedepan untuk menghidupkan motornya yang mogok.

Race directon sempat meminta Marquez untuk start daripitlane. Namun Marc tidak mematuhinya dan race directon tidak melakukan apa-apa saat itu.

Halaman
123
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help