TribunBogor/

IPB dan Chiba University Jepang Wacanakan Joint Degree

Kunjungan mereka ke IPB ini dalam rangka diskusi untuk inisiasi pembentukan Join Degree dan Liaison Officer Chiba University di IPB.

IPB dan Chiba University Jepang Wacanakan Joint Degree
Humas IPB

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Institut Pertanian Bogor (IPB) kedatangan delegasi dari Chiba University Jepang yakni Prof. Tatsuaki Kabayashi (Dekan Sekolah Hortikultura) dan Prof. Furuya Katsunori.

Kedatangan delegasi dari Jepang ini disambut oleh Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof. Dr. Anas Miftah Fauzi dan Sekretaris Program Magister Sekolah Pascasarjana IPB, Prof. Dr. Nahrowi di Ruang 301, Direktur Program Internasional IPB, Prof. Iskandar Z. Siregar Gedung Pascasarjana Kampus IPB Dramaga (29/3).

Kunjungan mereka ke IPB ini dalam rangka diskusi untuk inisiasi pembentukan Join Degree dan Liaison Officer Chiba University di IPB.

Kedua perguruan tinggi ini ingin mengembangkan master of lanscape architecture atau master of science. Selama ini, studi double degree yang sudah berjalan antara IPB dengan Chiba University adalah kuliah dua tahun di Indonesia dan dua tahun di Chiba University.

“Double degree ini masa kuliahnya lebih lama. Nah tantangannya jika joint degree itu seperti membuat  program baru. Selain itu, ada ketidaksesuaian terkait total jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang harus diselesaikan mahasiswa di IPB dan di Chiba University,” ujar Prof. Nahrowi.

Sementara itu Prof. Anas mengatakan selain kerjasama joint degree dengan perguruan tinggi di Jepang, IPB juga melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dari negara lain.

Sebelumnya, IPB telah menjalin kerjasama double degree dengan Ibaraki University karena kita memiliki kurikulum yang sama. Dalam program ini mahasiswa harus melakukan double thesis.

Yang kedua adalah kerjasama joint degree dengan Netherland School Management, Netherland University.

“Selain itu, kami juga kerjasama dengan Goettingen University untuk keilmuan agribisnis. Bentuk kerjasamanya kuliah satu tahun di Indonesia dan dua tahun di Goettingen. Ada juga kerjasama dengan Adelaide University, Australia. Kita melakukan kerjasama double degree dengan pola satu tahun di Indonesia dan satu tahun belajar di Australia. Intinya kami sangat menyambut baik kerjasama untuk program joint degree yang diharapkan,” ujarnya. 

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help