TribunBogor/
Home »

News

» Sains

'Kesaktian' GPS Penyu, Mampu Kembali ke Sarang Meski Telah Lintasi Samudera

Setelah penyu menetas, ia akan melakukan migrasi hingga ribuan kilometer bahkan sampai melintasi Samudera Atlantik sampai bertahun-tahun.

'Kesaktian' GPS Penyu, Mampu Kembali ke Sarang Meski Telah Lintasi Samudera
google images
Penyu 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Beberapa hari lalu kita telah membahas bagaimana burung mengetahui ke mana arah tujuan mereka.

Dalam artikel tersebut dipaparkan burung memiliki protein di mata yang berguna sebagai kompas.

Lewat protein itu, mereka dapat melihat medan magnet bumi yang digunakan sebagai petunjuk arah layaknya GPS.

Kemampuan makhluk hidup untuk mendeteksi medan magnet rupanya tak hanya dimiliki burung saja.

Temuan baru yang terbit di Current Biology menyatakan bahwa penyu tempayan (Caretta caretta) yang bersarang di pantai juga dapat mendeteksi medan magnet yang berfungsi sebagai GPS.

Setelah penyu menetas, ia akan melakukan migrasi hingga ribuan kilometer bahkan sampai melintasi Samudera Atlantik sampai bertahun-tahun.

Uniknya, mereka dapat kembali ke pantai tempat menetas.

"Penyu tempayan adalah makhluk menakjubkan yang bermigrasi melintasi Samudera Atlantik dan dapat kembali ke sarang tempat mereka menetas atau ke pantai lain yang memiliki medan magnet yang mirip," ujar Kenneth Lohmann, profesor biologi di University of North Carolina, Chapel Hill, dilansir Futurity, Jumat (13/4/2018).

Baca: Pemilik Warung Dekat Makam Wulan Sebut Opick Kerap Berziarah Ditemani Wanita Cantik, Siapa ?

Temuan ini memberi pemahaman baru bagaimana penyu atau kura-kura memiliki kemampuan navigasi yang baik untuk kembali ke sarang.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help