TribunBogor/

Mengancam Akan Menyebar Foto Vulgar, Pria Ini Peras Pacarnya Sendiri

ES diciduk polisi saat diketahui memeras teman wantia dekat atau pacarnya di salah satu warung kopi

Mengancam Akan Menyebar Foto Vulgar, Pria Ini Peras Pacarnya Sendiri
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
ES pelaku pemerasan terhadap SN dihadirkan saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Senin (16/4/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang pria berinisial ES (20) warga Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, dibekuk oleh personel Polresta Banda Aceh, Minggu (15/4/2018).

ES diciduk polisi saat diketahui memeras teman wantia dekat atau pacarnya di salah satu warung kopi di Banda Aceh, kawasan Lhong raya.

Saat ditangkap, ES ternyata terlibat adu mulut dengan pacarnya berinisial SN.

Personel Polsek Banda Raya yang sedang berada di lokasi langsung melerai dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

"Kapolsek Banda Raya bersama anggota langsung menanyakan kepada keduanya apa yang terjadi. SN yang merupakan korban mengatakan, bahwa ES memerasnya dengan meminta sejumlah uang dan jika uang tak diberikan tersangka akan menyebarluaskan foto-foto vulgar korban yang ada di HP-nya," kata Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Senin (16/4/2018).

Keduanya langsung diamankan untuk diminta keterangan lebih lanjut. Dalam interogasi awal, ES memang mengaku telah memeras SN dengan memintai uang sebesar Rp 3.400.000, uang tersebut sudah diserahkan SN kepadanya saat duduk di warung kopi tersebut.

"Tapi setelah uang diberikan, ternyata pelaku tidak mau menghapus foto-foto vulgar SN itu, makanya mungkin terjadi keributan," kata Trisno.

Kasus ini, kata Trisno, termasuk langka, bahkan dia menyebutkan ini adalah kasus pertama kali ditemukan, pemerasan yang dilakukan oleh orang dekat dengan cara mengancam akan menyebarluaskan foto-foto vulgar korban yang ada sama pelaku.

"Mereka ini sudah pacaran dua tahun, ya di dalam HP pelaku ada foto-foto vulgar korban. Pelaku dijerat pasal 368 KUHP dengna ancaman 8 tahun penjara," pungkasnya. (*)

Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help