Bentrok Bonek dengan Warga Di Solo Dipicu Urusan Hati

Tersangka bersama kelompoknya menunggu kedatangan rombongan suporter bonek di kawasan Banyuagung, Kecamatan Banjarsari

Bentrok Bonek dengan Warga Di Solo Dipicu Urusan Hati
Kompas.com
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo didampingi Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai dan dua tersangka penganiayaan suporter yang diamankan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/4/2018).(KOMPAS.com/Labib Zamani) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengungkapkan, bentrokan antara suporter sepak bola Persebaya Surabaya alias bonek dengan warga di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (14/4/2018) dini hari, dipicu karena sakit hati.

"Tersangka sakit hati, katanya ada sekelompok suporter sepak bola yang melakukan pelemparan batu dan perusakan di Solo," kata Ribut di Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/4/2018).

Tersangka bersama kelompoknya menunggu kedatangan rombongan suporter bonek di kawasan Banyuagung, Kecamatan Banjarsari.

Mereka ingin menuntut membalas aksi pelemparan dan perusakan yang dilakukan suporter sebelumnya.

"Mereka sengaja berada di situ untuk menunggu kedatangan suporter. Jadi mereka mobile. Tidak di satu titik lokasi. Antara 50-100 orang dan mereka terbagi dalam kelompok-kelompok kecil antara 10-15 orang," ungkap Ribut.

Mereka telah mempersiapkan kayu, batu, dan benda lainnya untuk menghadang rombongan suporter yang melintas di kawasan itu.

Pada waktu rombongan suporter melintas di kawasan Banyuagung, ujar Ribut, tersangka dan kelompoknya menghadap truk yang ditumpangi para suporter.

"Tersangka menarik dua orang suporter dan dianiaya secara bersama-sama dengan kelompoknya," jelasnya.

Ribut menyebutkan, truk yang ditumpangi dua suporter Persebaya Surabaya yang dihentikan tersangka dan kelompoknya kemudian dianiaya secara bersama-sama memang tanpa pengawalan polisi.

"Yang lain sudah kita kawal dari batas kota sampai keluar Solo. Hanya saja, truk yang ditumpangi rombongan dua suporter yang menjadi korban penganiayaan ini memang tidak ada pengawalan polisi," paparnya.

Seperti diberitakan, jajaran Polresta Surakarta berhasil mengamankan dua orang tersangka dalam bentrokan antara suporter sepak bola Persebaya Surabaya alias bonek dengan warga di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (14/4/2018) pukul 03.15 WIB.

Dua orang tersangka yang ditangkap adalah AKS alias Mbambox (23), warga Banyuagung, Kecamatan Banjarsari, Solo; dan MAP alias Benjol (17), warga Klodran, Kabupaten Karanganyar. Keduanya ditangkap di lokasi berbeda pada Senin (16/4/2018) malam.

Sumber berita klik disini : Bentrokan Suporter Bonek dengan Warga di Solo karena Sakit Hati

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help