Home »

Bogor

Telah Diteliti Ilmuwan Asing, Informasi Keberadaan Kujang Dirasa Belum Cukup

tetap diakui bahwa kujang merupakan karya seni budaya khas Sunda yang apabila ditelisik lebih dalam dari visualnya Kujang merupakan alat multifungsi

Telah Diteliti Ilmuwan Asing, Informasi Keberadaan Kujang Dirasa Belum Cukup
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kujang 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Sekjen Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Basuki Budiono, mengatakan bahwa keberadaan Kujang sudah dilakukan penelitian terlebih dahulu oleh peneliti barat.

Namun menurutnya, hasil penelitian tersebut belum cukup.

Hal itu ia ungkapkan ketika mengikuti acara Peringatan Hari Keris Dunia di Kampung Budaya Paseban, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

"Para peneliti barat sudah duluan memulai (penelitian) tapi tampaknya masih sangat sedikit pengetahuan tentang kujang dan keris yang telah diutarakan bangsa barat," ujar Basuki, Kamis (19/4/2018).

Oleh karena itu pihaknya kini masih giat melakukan penelitian dan dihadapkan dengan ratusan manuskrip, puluhan prasasti, puluhan karya sastra lain yang dapat digunakan sebagai salah satu acuan tentang keberadaan Kujang.

Namun menurutnya, tetap diakui bahwa kujang merupakan karya seni budaya khas Sunda yang apabila ditelisik lebih dalam dari visualnya Kujang merupakan alat multifungsi.

"Makna dalam kujang itulah kemudian menjadi salah satu pedoman soal adat istiadat, etika, norma dan sebagainya, kemudian membentuk identitas dan karakteristik dari masyarakat Sunda, oleh karena itu Kujang identik dengan masyarakat Sunda," katanya.

Ia mengatakan bahwa banyak yang harus diluruskan karena Kujang juga ditemukan di daerah lain dimana dengan karakter-karakter tersendiri.

Lanjut dia, seperti Kudi Jantung di Jawa Tengah, Kodyek ada di Madura, Pengentas di Bali, Blatek ada di Lombok dan lain-lain.

"Saya kira tidak perlu diperdebatkan lagi, apa perbedaan Kudi dan Kujang, kita akui bersama ketika Kujang itu menjadi identiti masyarakat Sunda dalam persebarannya menyebar luas ke seluruh Nusantara sehingga biasa dijumpai di wilayah lainnya," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help