Home »

Bogor

PPKNI: Wanita Pengguna Napza Cenderung Tertutup dan Punya Komunitas Terutup

Karena jika hal itu diketahui oleh banyak orang bahkan orang terdekat maka akan menimbulkna masalah.

PPKNI: Wanita Pengguna Napza Cenderung Tertutup dan Punya Komunitas Terutup
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) sulit diberantas.

Terlebih peredaran nakoba di kalangan wanita.

Vocal Point Persaudaraan Perempuan Korban Napza Indonesia (PPKNI) Bogor Rosma Kalina mengatakan Perempuan merupakan sosok yang unik.

"Perempuan yang biasa saja yang tidak tersangkut napza itu menjelimet ya, Tentang menstruasi, hamil melahirkan kemudian saat dilamar, Apalagi ketika wanita tersangkut masalah dengan napza itu bisa lebih kompleks," katanya.

Hal itulah yang menyebabkan perempuan yang terjerumus kedalam penggunaan Napza lebih tertutup dan menjaga rahasia rapat-rapat.

Karena jika hal itu diketahui oleh banyak orang bahkan orang terdekat maka akan menimbulkna masalah.

"Apalagi ketika masyarakat tau, Jadi lebih sulit untuk menjangkau perempuan pengguna Napza, karena mereka biasanya memiliki privat komunitas, komunitas tertutup," ujarnya.

Namun bukan berarti perempuan pengguna Napza tidak bisa berubah dan lepas dari jerat narkoba.

Banyak hal yang bisa dilakukan, satu diantaranya adalah memperbaiki sikap dan memperbaiki diri dan melepaskan diri dari kecanduan narkoba.

"Tapi memang membutuhkan waktu atau proses untuk menjadi sepeti itu bahkan bertahun tahun, kita setuju kalau pecandu itu penyakit, maka ketika menjauhi pantangannya maka akan semakin jauh juga pandangannya dan label yang melekat itu, intinya peran masyarakat untuk pengguna napza untuj berubah ini sangat kuta," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help