Begini Cara Android P Menghemat Baterai, Dijamin Gak Boros

Tak jarang, pengguna Android mengeluhkan baterai perangkatnya yang cepat terkuras.

Begini Cara Android P Menghemat Baterai, Dijamin Gak Boros
(Oik Yusuf/ Kompas.com)
Galaxy S6 Edge mengisi baterai di atas aksesori wireless charging pad. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Android P baru saja dirilis dalam format beta dalam agenda Google I/O 2018 yang berlangsung di Mountain View, California.

Fitur-fitur baru yang dibawa Android P turut diperkenalkan Google dalam acara tersebut.

Salah satunya adalah fitur Adaptive Battery yang akan membantu pengguna Android menghemat daya baterai di perangkatnya.

Tak jarang, pengguna Android mengeluhkan baterai perangkatnya yang cepat terkuras.

Adaptive Battery dihadirkan Google bersama anak perusahaannya yang fokus dalam teknologi artificial intlligence, yakni DeepMind.

Seperti namanya, fitur ini akan menyesuaikan kebutuhan aplikasi yang digunakan sehari-hari.

Baca: Bule Asal Amerika Bingung Melihat Cara Berkendara di Bogor, Lalu Lintas di Sini Gila

"Adaptive Battery mengunakan on-device machine learning untuk mencari tahu aplikasi apa saja yang akan Anda gunakan dalam beberapa jam mendatang, dan aplikasi mana saja yang tidak digunakan nanti," papar Vice President of Engineering Android, Dave Burke, seperti KompasTekno kutip dari Slash Gear, Rabu (9/5/2018).

Fitur ini akan beradaptasi dengan pola penggunaan aplikasi, seperti apa saja yang sering digunakan penggunanya, kapan digunakan dan berapa daya yang dibutuhkan.

Dengan kemampuan mengantisipasi aplikasi yang digunakan, Adaptive Battery diklaim dapat menurunkan CPU wake up (masa aktif CPU) sebanyak 30 persen. Artinya, daya baterai pun akan lebih lama bertahan. P

engguna Android harus menunggu sedikit lebih lama untuk mencoba fitur ini hingga perilisan final.

Rencananya, Android P yang nama aslinya masih dirahasiakan Google, akan siap digunakan secara umum pada kuartal III-2018.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Cara Android P Menghemat Baterai"

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help