Indonesia Kirim 7 Wakil ke Babak Perempat Final Australian Open 2018

Dari nomor ganda putra, pasangan Berry Angriawan/Hardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoro melaju ke babak perempat final.

Indonesia Kirim 7 Wakil ke Babak Perempat Final Australian Open 2018
DELIA MUSTIKASARI/BOLASPORT.COM
Pasangan ganda campuran Indonesia, Yantoni Edi Saputra/Marsheill Gischa Islami, berpose setelah menjalani babak kedua Indonesia Masters 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (25/1/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang melaju ke babak perempat final Australia Open 2018 BWF World Tour Super 300. 

Tiket perempat final diraih Yantoni/Gischa dengan mengalahkan Misha Zilberman/Ksenia Polikarpova (Israel), dengan skor 21-15, 21-12, di Quaycenter, Sydney, Australia, Kamis (10/5/2018).

Sementara itu, dua wakil tak dapat melanjutkan perjuangan di turnamen berhadiah total 150 ribu Dollar AS ini.

Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto tak dapat mengatasi perlawanan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia). Ricky/Debby dikalahkan oleh unggulan ketujuh tersebut dengan skor 17-21, 17-21.

Adapun Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja yang dijagokan di posisi keempat, menelan kekalahan dari Kim Won Ho/Lee Yu Rim (Korea), dengan skor 18-21, 17-21.

Menanggapi hasil ini, asisten pelatih ganda campuran nasional, Vita Marissa, yang mendampingi tim di Sydney, memberi komentar seputar penampilan anak-anak didiknya.

Baca: Begini Ekspresi Wajah Napi Teroris Usai Menghabisi 5 Nyawa Polisi Secara Sadis di Mako Brimob

"Hasil yang diraih Ricky/Debby memang di luar harapan, tetapi mereka adalah pasangan yang relatif baru. Lawan mereka pun lebih berpengalaman. Di pertandingan tadi, Ricky/Debby masih kurang sabar dan akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Vita.

Setelah Ricky/Debby, di babak perempat final besok giliran Yantoni/Gischa yang akan berhadapan dengan Chan/Goh yang merupakan pasangan peraih medali perak Olimpiade Rio 2016.

Data pertemuan kedua pasangan menunjukkan kalau Chan/Goh unggul 1-0 atas Yantoni/Gischa. Keduanya menang dua gim langsung pada Thailand Masters 2018 dengan skor 21-14, 21-19.

Baca: Tewaskan 5 Polisi dan Hajar Polwan Hingga Babak Belur, Tersangka Ini Masih Bisa Senyum Lebar

"Lawan lebih diunggulkan, seharusnya Yantoni/Gischa bisa tampil nothing to lose. Mungkin Yantoni/Gischa kalah dari segi pengalaman, tetapi sebagai pemain yang lebih muda, mereka lebih kuat dari segi tenaga," kata Vita yang dilansir BolaSport.com dari Badmintonindonesia.org.

Halaman
1234
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help