Humas IPB Berburu Ilmu PR ke London School of Public Relations Jakarta

Selain mengikuti acara coffee morning ini, Humas IPB juga melakukan studi banding pengelolaan komunikasi institusi ke LSPR.

Humas IPB Berburu Ilmu PR ke London School of Public Relations Jakarta
Humas IPB

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bagian Humas, Biro Komunikasi, Institut Pertanian Bogor (IPB) berburu ilmu Public Relations (PR) ke London School of Public Relations (LSPR), Jakarta (4/5/2018) dalam ajang Perhumas Coffee Morning With London School of Public Relations yang mengambil tema “PR Zaman Now: Public Relations in The Age of Disruption”.

Selain mengikuti acara coffee morning ini, Humas IPB juga melakukan studi banding pengelolaan komunikasi institusi ke LSPR.

“Saat ini media sudah berubah dimana siapapun bisa menjadi jurnalis. Dunia kerja saat ini semakin kompetitif. Masyarakat ingin berita yang real time. Perubahan besar terjadi dalam kehidupan masyarakat," kata Ketua Perhumas Indonesia, Agung Laksamana.

Lanjutnya, pandangan seseorang terhadap cita-cita dalam hidupnya pun berubah. Dulu ketika ditanya soal cita-cita, seorang anak akan menyebut ingin jadi astronot atau dokter. Zaman sudah bergeser.

Selain itu, ia menambahkan bahwa di zaman now ini, news bisa muncul meski tidak mendalam, tidak detail, tidak cover both side dan tidak ada konfirmasi dari narasumber.

“Ini menjadi tantangan tersendiri bagi para praktisi public relations, “ ujarnya.

Di era ini, semua orang bisa menjadi seorang public relations (PR). Persaingan pun menajam terhadap profesi ini.

“Persaingan bukan lagi hanya dengan sesama lulusan komunikasi, tetapi lulusan ekonomi, insinyur dan dokter pun bisa terjun ke profesi sebagai PR, “ papar Agung papar penulis buku Public Relations in The Age of Disruption .

Pembicara lainnya, Prita Kemal Gani selaku Founder & Director LSPR Jakarta, menyampaikan terkait tips dan kiat-kiat menghadapi era disrupsi. Prita menyampaikan peran PR di zaman now yang serba digital.

“Seorang PR harus dapat merekomendasikan bagaimana instansi tempatnya berkerja bisa lebih efisien. Seorang PR harus memiliki karakter entrepreneur and leadership. Seorang PR harus beretika, banyak bergaul, inovatif dan kreatif, serta memiliki global mindset dan global network. Seorang PR itu harus certified,” tandasnya. 

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help