Wanita Mantan ISIS Ini Cerita Gamblang Saat Pertama Gabung, Rayuan dan Propagandanya Bagai Hipnotis

Mantan simpatisan ISIS, NKD yang kembali ke Indonesia pada pertengahan Agustus 2017 mengaku tertipu dengan rayuan yang diberikan ISIS.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
youtube
NKD, mantan simpatisan ISIS 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wanita yang melakukan pengeboman gereja di Surabaya dikabarkan baru saja pulang dari Suriah untuk mengikuti pelatihan ISIS.

Dilansir Kompas.com, hal ini dijelaskan oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian dalam konferensi persnya di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

"Mereka yang kembali dari Suriah ada 500 orang, termasuk di antaranya keluarga ini (pelaku)," kata Tito.

Tito juga menambahkan jumlah WNI yang berangkat ke Suriah tercatat lebih dari 1.100 orang.

Baca: Terkuak Kisah Anak Anton Selamatkan 2 Adiknya dari Bom, Tolak Doktrin dan Pilih Tinggal Dengan Nenek

"Itu jadi tantangan kita karena mindset mereka ideologinya ISIS," tambah Tito.

Wanita memang diperbolehkan untuk bergabung dengan ISIS baik berstatus berkeluarga, janda, maupun masih single.

Mantan simpatisan ISIS, NKD yang kembali ke Indonesia pada pertengahan Agustus 2017 mengaku tertipu dengan rayuan yang diberikan ISIS.

Karena menurutnya rayuannya ini bikin dia seolah terhipnotis.

Seorang pejuang ISIS memegang bendera ISIS dan senjata di Mosul, Irak.
Seorang pejuang ISIS memegang bendera ISIS dan senjata di Mosul, Irak. (Reuters)

Baca: Mengejutkan! 2 Wanita Hendak Menusuk di Mako Brimob, Nekat Usai Didoktrin Ustazah Tak Dikenal

Dalam wawancaranya bersama Rosi di KompasTV, wanita 19 tahun ini tertarik bergabung dengan ISIS setelah membaca dari internet pada Kamis (14/9/2017).

Rayuan ISIS sangat menggoda NKD (inisial) untuk bergabung bersama mereka.

"Propaganda mereka bagus, indah, kehidupan di sana nyaman tentram damai penuh keadilan.

Jadi seperti sudah terbutakan.

Seperti berita kejelekan mereka hilang begitu saja," ujar Nurshadrina.

Baca: Sidang Isbat Bakal Digelar, Menteri Agama Berharap Awal Ramadan dan Idul Fitri Tahun Ini Serentak

Namun sesampainya di sana, NKD justru diperlakukan tidak manusiawi.

Wanita yang belum menikah ini ditempatkan di asrama yang memiliki kepala asrama.

Sabina Selimovic dan Samsa Kesinovic
Sabina Selimovic dan Samsa Kesinovic (Interpol)

Di asrama hampir setiap hari ada lelaki yang ingin menikahi wanita dalam asrama tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved