Bupati Ditangkap KPK dalam OTT di Bengkulu Bersama Anggota Keluarganya

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudi Purnomo sebelumnya membenarkan bahwa yang ditangkap KPK adalah Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud.

Bupati Ditangkap KPK dalam OTT di Bengkulu Bersama Anggota Keluarganya
Kompas.com
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016).(abba gabrillin) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap empat orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan di Bengkulu, Selasa (15/5/2018) malam.

Salah satu yang dikabarkan terjerat OTT KPK adalah seorang bupati.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam operasi tangkap tangan tersebut, petugas KPK juga menangkap anggota keluarga bupati.

Kemudian, pihak swasta dan pegawai negeri sipil (PNS).

"Empat orang sudah diamankan bersama tim. Ada kepala daerah/bupati dan keluarga bupati yang ikut diamankan," ujar Febri saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Febri mengatakan, dalam operasi tersebut tim KPK juga mengamankan uang sekitar Rp 100 juta.

Baca: Kisah 4 Anak Pelaku Bom Bunuh Diri, Tolak Doktrin Hingga Dijemput di Rumah Neneknya untuk Bunuh Diri

Untuk sementara, dugaan penyuapan terhadap penyelenggara negara tersebut diduga ada kaitannya dengan salah satu proyek yang dikerjakan oleh pemerintah kabupaten.

Adapun, uang Rp 100 juta yang diamankan diduga sebagai fee atas proyek tersebut.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudi Purnomo sebelumnya membenarkan bahwa yang ditangkap KPK adalah Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud.

Saat ini, menurut Rudi, Dirwan Mahmud dibawa ke Mapolda Bengkulu.

Namun, KPK belum memberi pernyataan resmi mengenai OTT pada Selasa malam ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati dan Anggota Keluarganya Ikut Ditangkap KPK dalam OTT di Bengkulu"

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help