Home »

Bogor

Harga Daging Beku Di Pasar Ciawi Tak Sesuai HET, Dirut PD Pasar Tohaga Kaget

Romli pun bertanya-tanya karena pada daging impor tersebut diberlakukan aturan HET (Harga Ecerean Tertinggi) yakni Rp 80 ribu per kg.

Harga Daging Beku Di Pasar Ciawi Tak Sesuai HET, Dirut PD Pasar Tohaga Kaget
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pedagang daging sapi di Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Usai melakukan sidak bersama Bupati Bogor Nurhayanti, Dirut PD Pasar Tohaga, Romli Eko mengatakan bahwa pihaknya menemukan daging beku yang dijual Rp 100 ribu sampai Rp 110 ribu per kg.

Romli pun bertanya-tanya karena pada daging impor tersebut diberlakukan aturan HET (Harga Ecerean Tertinggi) yakni Rp 80 ribu per kg.

"Kalau HET kita kan diangka Rp 80 ribu per kg, seharusnya dijual dengan angka sekitar itu. Di supermarket masih bisa ya, tapi di pasar rakyat kan diangka Rp 100 ribu sampai Rp 110 ribu, tadi saya langsung dengan temen-temen Kementan, kok bisa gini ?," ujar Romli kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (16/5/2018).

Ia juga mengatakan bahwa ia tidak bisa memberikan sanksi kepada pedagang yang menjual daging beku dengan harga tinggi tersebut.

Namun, ia mengaku akan segera mengecek distributor daging sapi beku teraebut.

"Kita harus cek lagi. Paling tinggi lah 10 ribu lah mereka (pedagang) ngambil untung harusnya. Kalau sanksi kita gak bisa, paling kita cek distribusi dari mana, dari PT mana sebenernya, perjanjiannya kan HET-nya," pungkas Romli.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help