Makan Lembaran Al Quran Pria Ini Nyaris Diamuk Warga, Geleng Kepala Ketika Tahu Alasannya

Warga marah karena memergoki pemuda tersebut makan lembaran Quran di masjid yang terletak di pinggir jalan nasional itu.

Makan Lembaran Al Quran Pria Ini Nyaris Diamuk Warga, Geleng Kepala Ketika Tahu Alasannya
Serambinews
Pria makan lembaran al quran 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya nyaris diamuk warga saat masuk Masjid Seumpeng, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Warga marah karena memergoki pemuda tersebut makan lembaran Quran di masjid yang terletak di pinggir jalan nasional itu.

Kejadian itu terjadi, Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 13.12 WIB.

Baca: Masih Berstatus Napi Terorisme, Ini Tanggapan Abu Bakat Baasyir Terkait Bom Surabaya dan Sidoarjo

Baca: Oknum Guru Jadi Tersangka Ujaran Kebencian Terkait Bom Surabaya, Tetangga Tak Mengenalinya

Baca: Polri Pastikan Gandeng Kopassus untuk Tangani Teroris

Pemuda dengan ciri-ciri kulit putih, badan kurus dan rambut pendek itu sempat diamankan Polsek Peukan Baro.

Polisi akhirnya membawa pemuda yang diperkirakan berumur 30 tahun ke RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli.

"Hasil pemeriksaan dokter bahwa pemuda yang belum diketahui identitasnya itu mengalami gangguan jiwa," kata Kabid Pelayanan RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli, dr Dwi Wijaya kepada Serambinews.com, Rabu (16/5/2018).

Baca: Jokowi Salat Tarawih Perdana Di Masjid Istiqlal

Baca: Ketahuan Jiplak Karya Orang, Viral Afi Nihaya Tulis Teman Didiskriminasi Pasca Bom, Ini Ceritanya!

Baca: Tembok Penahan Tebing Di Dramaga Bogor Ambrol, Bocah 5 Tahun Tewas

Ia menambahkan, pemuda itu nyaris dihajar massa karena tingkahnya yang aneh memakan Alquran dengan alasan lapar.

Beruntung warga mampu mengendalikan diri sehingga tidak terjadi main hakim sendiri saat dipergoki di Masjid Seupeng.

Kata Dwi, saat ini pemuda itu telah mau diajak bicara.

Hanya saja bicaranya ngawur sehingga yang bersangkutan tidak bisa menjelaskan identitasnya secara lengkap.

Baca: Masih Berstatus Napi Terorisme, Ini Tanggapan Abu Bakat Baasyir Terkait Bom Surabaya dan Sidoarjo

Baca: Tembok Penahan Tebing Di Dramaga Bogor Ambrol, Bocah 5 Tahun Tewas

"Kita berharap kepada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga mereka dengan ciri-ciri telah kita sebutkan, agar datang ke RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli," jelas dokter Dwi.

Dikatakan, jika tidak dijemput keluarga pasien, maka pihak RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli akan melepaskan pemuda itu jika telah membaik.

"Kita khawatir jika kita lepas akan terulang kasus yang sama, nanti pasien digebuk warga," pungkasnya.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved